Jumlah Kasus Covid-19 di AS Lampaui 10 Juta

    Willy Haryono - 10 November 2020 13:35 WIB
    Jumlah Kasus Covid-19 di AS Lampaui 10 Juta
    Ilustrasi virus korona covid-19. (Foto: Medcom.id)
    Washington: Jumlah kasus virus korona (covid-19) di Amerika Serikat telah melampaui 10 juta per Senin, 9 November, berdasarkan data Johns Hopkins University. Terlewatinya angka 10 juta terjadi di waktu yang sama saat perusahaan Pfizer mengumumkan bahwa vaksin covid-19 mereka memiliki tingkat efektivitas hingga 90 persen.

    Berdasarkan data terbaru Johns Hopkins University pada Selasa ini, 10 November 2020 dini hari waktu AS, jumlah infeksi covid-19 di Negeri Paman Sam mencapai 10.110.552 dengan 238 ribu lebih kematian dan 3.928.845 pasien sembuh.

    Angka kasus dan kematian akibat covid-19 di AS sama-sama merupakan yang tertinggi dari negara mana pun di dunia. AS masih menjadi negara di peringkat teratas, dengan India dan Brasil berada di urutan kedua dan ketiga.

    Pengumuman hasil interim uji klinis vaksin covid-19 dari Pfizer dan BioNTech diharapkan dapat membalikkan situasi pandemi covid-19 di AS. Menurut laporan awal, perlindungan terhadap tubuh pasien didapat setelah tujuh hari usai dosis kedua vaksin Pfizer, dan 28 hari usai yang pertama.

    Saat ini vaksin Pfizer masih menjalani uji klinis fase ketiga.

    Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus menyambut baik kabar dari Pfizer.

    "Kami menyambut baik kabar gembira dari @pfizer dan @BioNTech_Group dan mengapresiasi seluruh ilmuwan dan mitra di seluruh dunia yang sedang mengembangkan alat efektif untuk mengalahkan #COVID19," tulis Tedros di Twitter.
     
    "Dunia sedang mengalami inovasi dan kolaborasi sains yang belum pernah terjadi sebelumnya demi mengakhiri pandemi!" sambung dia.

    Sementara itu di Rusia, perwakilan Kementerian Kesehatan di Moskow mengatakan bahwa vaksin buatan Negeri Beruang Merah, Sputnik V, juga memiliki tingkat efektivitas hingga 90 persen.

    Rusia telah menggunakan Sputnik V kepada publik, termasuk anak dari Presiden Vladimir Putin.
     
    "Berdasarkan pengamatan kami, (efektivitas Sputnik V) ini juga lebih dari 90 persen. Kemunculan vaksin efektif lainnya tentu merupakan kabar baik bagi semua orang," kata Oksana Drapkina, direktur dari sebuah Institute yang berada di bawah Kemenkes Rusia.

    Baca:  Tak Mau Kalah dari Pfizer, Rusia Tegaskan Sputnik V Juga Efektif

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id