Lima Orang Termasuk Ibu Hamil Tewas dalam Penembakan di Indianapolis

    Willy Haryono - 25 Januari 2021 10:17 WIB
    Lima Orang Termasuk Ibu Hamil Tewas dalam Penembakan di Indianapolis
    Ilustrasi garis polisi. (AFP)



    Indianapolis: Lima orang termasuk seorang ibu hamil tewas dalam penembakan massal di Indianapolis, Amerika Serikat pada Minggu, 24 Januari 2021. Wali Kota Indianapolis Joe Hogsett menyebut penembakan ini sebagai "pembunuhan massal."

    Seorang remaja juga berada dalam kondisi kritis dalam penembakan tersebut.






    "Ini adalah penembakan massal dengan jumlah korban terbanyak (di Indianapolis) dalam lebih dari satu dekade lalu," ucap Kepala Kepolisian Metropolitan Indianapolis (IMPD) Randal Taylor, dilansir dari laman CNN.

    Jajaran polisi IMPD merespons laporan mengenai adanya seorang individu yang terkena tembakan senjata api pada pukul 04.00 pagi. "Saat tiba di lokasi, polisi menemukan "seorang remaja pria yang mengalami luka tembak," tutur jubir IMPD Shane Foley kepada awak media.

    Aparat kemudian menerima informasi lanjutan, yang mengantarkan mereka ke area lain tak jauh dari ditemukannya satu korban luka. Di sana, polisi menemukan lima orang -- termasuk seorang ibu hamil -- tewas akibat luka tembak.

    "Meski staf medis telah berusaha sekuat tenaga, perempuan dan bayi di kandungannya tidak dapat diselamatkan," sebut Foley. "Remaja pria yang terkena tembakan diyakini masih bisa bertahan hidup," lanjut dia.

    Baca:  Penembakan Massal di Chicago, 3 Orang Tewas 4 Kritis

    Meski investigasi IMPD masih berada di fase awal, Foley meyakini peristiwa ini "tidak terlihat seperti penembakan acak."

    Hingga Minggu siang waktu AS, polisi belum menentukan satu pun tersangka terkait penembakan. IMPD menduga penembakan ini melibatkan lebih dari satu pelaku.

    "Pagi ini, satu atau beberapa orang mungkin telah melakukan aksi keji di kota kota," kata Hogsett. "Walau kami masih berusaha mengetahui segala sesuatu di balik insiden ini, saya dapat menyatakan bahwa ini adalah pembunuhan massal," sambungnya.

    Hogsett mengaku tengah berkoorrdinasi dengan Kantor Jaksa Distrik Indiana dan juga Biro Investigasi Federal (FBI). "Jajaran penegak hukum federal sedang mencari para pelaku hari ini, malam ini, atau mungkin besok hingga mereka semua ditemukan," ungkap Hogsett.


    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id