Dialog dengan Warga, Trump Tegaskan Tidak Terlibat Jaringan Konspirasi qAnon

    Fajar Nugraha - 16 Oktober 2020 07:59 WIB
    Dialog dengan Warga, Trump Tegaskan Tidak Terlibat Jaringan Konspirasi qAnon
    Presiden AS Donald Trump dalam dialog terbuka dengan warga. Foto: AFP
    Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terlibat debat panas dengan moderator NBC News Savannah Guthrie, dalam dialog terbuka dengan warga. Dialog Kamis 15 Oktober 2020 waktu AS ini, sebagai pengganti debat calon Presiden AS yang dibatalkan.

    Sejak 20 menit pertama, Trump justru menempatkan dirinya dalam sorotan sendiri. Namun Guthrie tidak menyerah mengenai diagnosis virus korona dan juga hubungan Trump dengan teori konspirasi qAnon yang marak di YouTube.

    Guthrie bertanya kepada Trump apakah dia dapat menyatakan bahwa konspirasi -,yang berpusat pada tuduhan kepada Partai Demokrat menjalankan jaringan pedofil setan dan bahwa Trump adalah penyelamat antipedofil,- tidak benar.

    Trump menjawab, "Saya tidak tahu apa-apa tentang QAnon."

    "Aku baru saja memberitahumu," kata Guthrie.

    Trump membalas, berkata, "Apa yang Anda katakan tidak selalu membuatnya menjadi fakta."

    Presiden mengklaim bahwa semua yang dia ketahui tentang gerakan teori konspirasi, yang sering muncul pada kampanyenya, adalah bahwa "mereka sangat menentang pedofelia" dan bahwa dia setuju dengan sentimen itu.

    Presiden juga mencoba memisahkan diri dari teori konspirasi dari akun yang terkait dengan QAnon, yang secara tidak berdasar mengklaim bahwa mantan Wakil Presiden Joe Biden mengatur agar pasukan elite Seal Team 6 dibunuh untuk menutupi kematian palsu Osama bin Laden.

    "Saya tidak tahu apa-apa tentang itu. Itu adalah retweet - itu adalah opini seseorang. Dan itu adalah retweet. Saya akan menegaskan. Orang-orang bisa memutuskan sendiri,” ujar Trump.

    Tapi Guthrie menjawab, "Saya tidak mengerti. Anda adalah Presiden. Anda tidak seperti paman gila yang bisa me-retweet apa pun. "

    Trump sering menggunakan platform media sosialnya untuk mempromosikan berbagai akun terkait QAnon dan teori mereka. Pada Agustus, dia merangkul dukungan mereka.

    "Saya tidak tahu banyak tentang gerakan itu selain saya mengerti mereka sangat menyukai saya, yang saya hargai," kata Trump pada Agustus.

    Dia juga membela keputusannya untuk mendukung kandidat Kongres Republik di Georgia dengan sejarah mempromosikan teori QAnon dan membuat pernyataan rasis dan antiSemit.


    (OGI)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id