comscore

Jika Rusia Serbu Ukraina, AS Dipastikan Tarik Pasukan

Fajar Nugraha - 20 Januari 2022 08:40 WIB
Jika Rusia Serbu Ukraina, AS Dipastikan Tarik Pasukan
Amerika Serikat (AS) akan tarik pasukannya dari Ukraina jika Rusia lakukan invasi. Foto: AFP
Washington: Militer Amerika Serikat (AS) bisa saja terpaksa menarik tentara mereka yang saat ini bermarkas di Ukraina jika Rusia menyerbu negara itu. Ancaman invasi Rusia menjadi bahaya nyata bagi pasukan AS.

Hampir 200 pasukan Garda Nasional berada di Ukraina, dalam misi pelatihan dengan tentara Ukraina bersama pasukan dari negara-negara NATO seperti Kanada dan Jerman.
Selain itu, ada sejumlah pasukan operasi khusus AS yang tidak diketahui di negara itu, yang bekerja dengan rekan-rekan Ukraina mereka.

Baca: Biden Yakin Rusia akan Segera Serbu Ukraina.

Presiden AS Joe Biden telah mengesampingkan kemungkinan tentara AS berperang melawan Rusia, jika Negeri Beruang Merah menyerang Ukraina. Ini dilihat sebagai kemungkinan yang berbeda karena Moskow telah mengerahkan lebih dari 100.000 tentara dan peralatan tempur beratnya di sepanjang perbatasan negara itu.

Itu bisa berarti orang-orang Amerika yang sekarang berada di dalam negeri dipaksa untuk mundur dengan tergesa-gesa jika pertempuran meletus.

"Garda Nasional Florida memiliki anggota yang saat ini dikerahkan ke Ukraina dalam kapasitas saran dan bantuan bergilir ini," kata Juru Bicara Pentagon John Kirby, seperti dikutip dari AFP, Kamis 20 Januari 2022.

"Jelas kami akan terus mengawasi situasi di lapangan, dan jika kami perlu membuat keputusan untuk tujuan perlindungan kekuatan. Kami akan melakukannya," kata Kirby.

“Tidak ada perubahan yang direncanakan untuk operasi mereka di Ukraina saat ini," tegasnya.
 


Sejak 2015 tentara cadangan Amerika telah berpartisipasi dalam operasi bantuan bencana dan pelatihan militer bersama di Ukraina dengan rotasi sembilan bulan reguler.

Mereka bermarkas di Yavoriv di ujung barat negara itu, dekat Polandia dan jauh dari pertempuran antara pasukan pemerintah dan separatis pro-Moskow di timur. Kontingen saat ini tiba pada November dan dijadwalkan berangkat pada akhir Juni.

Pasukan khusus

Sedikit yang diketahui tentang sejumlah kecil pasukan operasi khusus AS di dalam Ukraina.

"Komando Operasi Khusus Eropa memainkan peran besar dalam pengembangan Pasukan Operasi Khusus Ukraina melalui latihan validasi reguler," ujar Juru Bicara Pentagon Letnan Kolonel Anton Semelroth.

Namun, dia mengatakan jumlah mereka dirahasiakan "karena keamanan operasional."

"Pelatihan dengan mitra Ukraina kami memupuk kepercayaan, memperkuat kesiapan, dan mengembangkan hubungan, yang pada gilirannya mempromosikan perdamaian dan stabilitas di seluruh Eropa," ucapnya dalam sebuah pernyataan.
 


Salah satu bagian dari pelatihan melibatkan pengajaran tentara Ukraina cara mengoperasikan senjata yang diberikan Washington kepada mereka, yang meliputi kapal patroli pantai dan rudal anti-tank Javelin.

Pada Rabu Amerika Serikat mengeluarkan USD200 juta bantuan pertahanan baru untuk Kyiv, menambah USD450 juta yang dialokasikan tahun lalu sebelum Rusia mulai memindahkan puluhan ribu tentara ke perbatasan Ukraina.

Namun demikian, kehadiran sekitar 10.000 hingga 15.000 warga AS di Ukraina yang mungkin membutuhkan evakuasi dalam perang dapat mengubah misi pasukan AS di sana.

Pada Desember Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin menghindari pertanyaan apakah tentara AS dapat mengambil bagian bersama Ukraina dalam kemungkinan perang dengan Rusia.

"Dalam situasi seperti ini, saya pikir menyampaikan garis merah hanya memperburuk masalah. Saya pikir kita perlu fokus mencari cara untuk meredakan dan mengurangi ketegangan," pungkasnya.

(FJR)



Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id