Produk-Produk Prancis yang Masuk Daftar Boikot

    Marcheilla Ariesta - 28 Oktober 2020 16:15 WIB
    Produk-Produk Prancis yang Masuk Daftar Boikot
    Seruan memboikot produk-produk Prancis tertulis dalam Bahasa Arab di sebuah supermarket di Sanaa, Yaman pada 26 Oktober 2020. (AFP)
    Paris: Pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron mengenai Muslim mendapat kecaman keras dari seluruh dunia. Beberapa negara Islam bahkan menyerukan aksi boikot berbagai produk dari Negeri Menara Eiffel tersebut.

    Awal bulan ini, Macron mengatakan Islam adalah agama yang sedang berada "dalam krisis." Ia juga bertekad akan melawan "separatisme Islam" yang menjadi ancaman bagi beberapa komunitas Muslim di seluruh Prancis.

    Pernyataannya itu diucapkan dalam saat kantor majalah Charlie Hebdo kembali merilis karikatur Nabi Muhammad yang telah mendapat kecaman luas dari seluruh dunia pada saat pertama kali diterbitkan pada 2015.

    Beberapa hari setelah perilisan kembali kartun Nabi Muhammad, seorang guru di Prancis dipenggal oleh pengungsi Chechnya. Korban bernama Samuel Paty dipenggal usai memperlihatkan kartun Nabi Muhammad dalam pelajaran kebebasan berekspresi.

    Macron mengecam pemenggalan tersebut, namun tetap membela kartun Nabi Muhammad buatan Charlie Hebdo sebagai bentuk dari kebebasan berekspresi. Sikap tersebut mendapat kecaman luas dari komunitas Muslim di seluruh dunia.

    Seruan boikot produk-produk Prancis semakin meluas dari hari ke hari. Turki dan beberapa negara mayoritas Islam lainnya terus menyuarakan aksi tersebut.

    Baca:  Erdogan Kembali Serukan Boikot Produk-Produk Prancis

    Berikut beberapa produk Prancis yang kemungkinan diboikot oleh negara-negara tersebut yang dihimpun dari Al Arabiya dan Euro News:

    1. Produk Kecantikan

    Perusahaan ritel di Kuwait telah menarik produk-produk Prancis untuk diboikot. Organisasi non-pemerintah, Union of Consumer Co-operative Societies, mengeluarkan arahan boikot produk Prancis dalam surat edaran tertanggal 23 Oktober lalu.

    Organisasi ini membawahi 70 perusahaan koperasi dan minimarket di Kuwait. Beberapa warung dan minimarket di sana terlihat telah membersihkan rak-rak barang produk perawatan rambut dan kecantikan yang dibuat oleh perusahaan Prancis.

    Produk-Produk Prancis yang Masuk Daftar Boikot
    Toko Yves Rocher di Turki. (AFP)

    2. Jaringan Supermarket

    Turki merupakan salah satu negara 'tergalak' yang mengkampanyekan produk-produk Prancis. Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mengajak masyarakat di negaranya untuk tidak menaruh perhatian pada produk Prancis dengan tidak membelinya.

    Tak lama kemudian, Turkish Youth Foundation, sebuah organisasi yang dekat dengan pemerintahan, membagi 'daftar boikot produk dan merek Prancis' yang harus dihindari oleh warga.

    Beberapa barang yang diboikot mulai dari jaringan supermarket Carrefour dan raksasa energi, Total.

    Produk-Produk Prancis yang Masuk Daftar Boikot
    Produk-produk Prancis disingkirkan di sebuah supermarket di Amman. (AFP)

    3. Perusahaan Mobil

    Peugeot dan Renault merupakan dua produsen mobil yang berasal dari Prancis. Dua perusahaan pembuat kendaraan ini juga terkena imbas boikot di Turki.

    Kedua perusahaan mobil tersebut masuk dalam daftar boikot produk dan merek Prancis dari Turkish Youth Foundation.

    Produk-Produk Prancis yang Masuk Daftar Boikot
    Logo perusahaan Renault. (AFP)

    4. Fesyen

    Prancis terkenal dengan gudangnya fesyen. Berbagai merek fesyen kenamaan dunia berasal dari sana. Sebut saja Louis Vuitton, Chanel, Yves Saint Laurent, Dior, Nina Ricci, dan masih banyak lagi.

    Merek-merek kenamaan dunia ini juga masuk daftar produk boikot di Turki dan beberapa Arab lainnya.

    Produk-Produk Prancis yang Masuk Daftar Boikot
    Seorang pria berjalan melewati toko Louis Vuitton di Jepang. (AFP)

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id