Fauci Dorong Komunitas Global Bersama-sama Bantu India

    Willy Haryono - 10 Mei 2021 14:49 WIB
    Fauci Dorong Komunitas Global Bersama-sama Bantu India
    Dr Anthony Fauci, Kepala Penasihat Medis Presiden AS Joe Biden. (Amr Alfiky / POOL / AFP)



    Washington: Vaksinasi adalah solusi jangka panjang dalam menyelesaikan krisis Covid-19 di India saat ini, ucap pakar kesehatan Amerika Serikat Dr Anthony Fauci pada Minggu, 9 Mei 2021. Untuk mencapai target vaksinasi tersebut, Fauci menilai India perlu mendapat banyak bantuan.

    "Solusi akhir dari semua ini adalah memvaksinasi semua orang. India adalah negara penghasilan vaksin terbesar di dunia. Mereka perlu mendapat sumber daya dari dalam dan luar negeri," ucap Fauci, yang juga berprofesi sebagai Kepala Penasihat Medis Presiden AS Joe Biden.

     



    "Itulah mengapa negara-negara dunia perlu membantu (India), entah itu menyalurkan pasokan agar India dapat membuat sendiri vaksin mereka, atau mendonasikan langsung vaksin kepada mereka," lanjutnya, dikutip dari laman NDTV.

    Ia juga menyarankan agar perusahaan-perusahaan besar dapat meningkatkan skala pembuatan vaksin mereka, agar ratusan juta warga India dapat sepenuhnya divaksinasi dan terlindungi dari ancaman Covid-19.

    Baca:  Studi: Kematian Covid-19 di India Sentuh 1 Juta Agustus Ini

    Saat ditanya apakah India perlu membangun rumah sakit darurat Covid-19 seperti yang dilakukan Tiongkok setahun lalu, Fauci menilai hal tersebut perlu dilakukan. Terlebih, saat ini kapasitas tempat tidur di banyak rumah sakit India sudah sangat minim.

    Hal ini diperburuk minimnya pasokan oksigen yang sangat dibutuhkan pasien Covid-19 dengan gejala parah.

    "Para pasien tidak bisa dibiarkan begitu saja di jalanan. Situasi oksigen (di India) juga sudah berada di fase kritis. Situasi oksigen di sana benar-benar sangat tragis," sebut Fauci.

    Sejumlah negara telah mendonasikan pasokan oksigen dan alat medis lainnya ke India. Namun sejauh ini bantuan tersebut belum mampu meredam lonjakan kasus dan kematian akibat Covid-19 di negara tersebut.

    Kembali ke rekomendasi sebelumnya, Fauci menilai India perlu memberlakukan penguncian (lockdown) berskala nasional untuk memutus rantai transmisi Covid-19.

    "Vaksin adalah satu satu cara, tapi ada cara lain, seperti menutup sepenuhnya pemerintahan. Saya yakin beberapa negara bagian di India sudah melakukan itu," sebut Fauci.

    Sejauh ini, pemerintahan India di bawah Perdana Menteri Narendra Modi belum bersedia melakukan lockdown berskala nasional seperti yang sudah pernah dilakukan tahun lalu.

    Vaksin Slank untuk Indonesia

    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.

     

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id