Tokoh Republik Sebut Gugatan Hukum Trump Memalukan

    Willy Haryono - 23 November 2020 13:10 WIB
    Tokoh Republik Sebut Gugatan Hukum Trump Memalukan
    Chris Christie (kanan) bersama Presiden AS Donald Trump. (Jim Watson/AFP/Getty)
    New Jersey: Seorang tokoh Partai Republik dan juga salah satu orang dekat Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Chris Christie, mendesak petahana agar segera mengakui kekalahannya dari Joe Biden dalam pemilu AS 2020. Ia menilai rangkaian gugatan hukum Trump atas penghitungan suara dalam pemilu AS sebagai sesuatu yang "memalukan."

    Trump masih belum bersedia mengakui kekalahan, meski media-media besar AS telah memproyeksikan Biden sebagai pemenang. Perolehan electoral college atau suara elektoral Biden sudah melampaui batas minimal 270, sedangkan Trump tertinggal cukup jauh.

    Kendati begitu, tim kampanye Trump tetap melayangkan berbagai gugatan hukum, dan yang terbaru adalah melalui sebuah petisi agar jutaan surat suara di negara bagian Georgia dihitung ulang.

    "Jujur saja, langkah-langkah tim hukum Trump merupakan sesuatu yang memalukan," kata Christie dalam wawancara dalam program This Week dari kantor berita ABC pada Minggu, 22 November.

    Ia mengatakan tim Trump sering berbicara mengenai kecurangan pemilu "di luar gedung persidangan, namun saat berada di dalam ruang sidang, mereka tidak berbicara mengenai kecurangan."

    "Saya merupakan seorang pendukung presiden. Saya dua kali memilih dia. Tapi pemilu memiliki konsekuensi, dan kita tidak bisa berpura-pura ada suatu hal yang terjadi padahal pada kenyataannya tidak terjadi apa-apa," ungkap Christie, mantan Gubernur New Jersey, dilansir dari laman BBC pada Senin, 23 November 2020.

    Hingga saat ini masih banyak tokoh Republik yang mendukung langkah Trump. Namun beberapa tokoh, termasuk Christie, mulai menyadari bahwa apa yang dilakukan Trump akan berakhir sia-sia.

    Sabtu kemarin, tim Trump mendapat pukulan telak usai seorang hakim menolak gugatan hukum petahana mengenai keabsahan jutaan suara pemilih yang dikirim melalui pos di negara bagian Pennsylvania.

    Sebelumnya, Ibu Negara AS Melania Trump dan juga menantu presiden, Jared Kushner, dilaporkan telah menyarankan Trump untuk mengakui kekalahan dalam pemilu AS.

    Baca:  Melania Dikabarkan Ikut Bujuk Trump Terima Kemenangan Biden


    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id