comscore

Serangan Busur dan Anak Panah di Norwegia Tewaskan 5 Orang

Fajar Nugraha - 14 Oktober 2021 11:31 WIB
Serangan Busur dan Anak Panah di Norwegia Tewaskan 5 Orang
Polisi di lokasi serangan panah di Kongsberg, Norwegia. Foto: AFP
Oslo: Korban tewas akibat serangan busur dan anak panah di Norwegia mencapai lima orang. Sementara dua orang lagi terluka setelah seorang pria melakukan penyerangan itu.

Polisi pertama kali menerima kabar tentang serangan di Kota Kongsberg, barat daya ibu kota Oslo, sekitar pukul 18.13 waktu setempat.
Baca: Beberapa Orang di Norwegia Dibunuh Dengan Anak Panah.

Seorang pria Denmark berusia 37 telah ditangkap karena dicurigai melakukan pembunuhan itu.

“Polisi yakin dia bertindak sendiri, dan akan menyelidiki apakah itu tindakan terorisme,” kata seorang Juru Bicara Kepolisian Norwegia, seperti dikutip AFP, Kamis 14 Oktober 2021.

Perdana Menteri Erna Solberg mengatakan laporan tentang insiden itu "mengerikan".

"Saya mengerti bahwa banyak orang takut, tetapi penting untuk menekankan bahwa polisi sekarang memegang kendali," ungkapnya dalam konferensi pers.

Penyerang dikatakan telah melancarkan aksinya di dalam supermarket Coop Extra di sisi barat Kongsberg. Salah satu dari mereka yang terluka adalah seorang petugas polisi yang sedang tidak bertugas yang berada di toko pada saat itu.

Seorang juru bicara rantai kemudian mengkonfirmasi "insiden serius" di toko mereka, menambahkan bahwa tidak ada staf mereka yang terluka secara fisik.

Dilaporkan ada konfrontasi antara penyerang dan polisi sebelum dia akhirnya ditahan pada pukul 18:47 waktu setempat.

Seorang saksi mengatakan kepada outlet lokal TV2 bahwa dia telah mendengar keributan dan melihat seorang wanita berlindung. ”Kemudian seorang pria berdiri di sudut dengan panah di bahunya dan busur di tangannya," menurut saksi itu kepada AFP.

"Setelah itu, saya melihat orang-orang berlarian menyelamatkan diri. Salah satunya adalah seorang wanita yang memegang tangan seorang anak," tambahnya.

Sementara Kepala Polisi Oeyvind Aas mengatakan, petugas juga sedang menyelidiki apakah penyerang menggunakan senjata lain selama insiden itu.

Tersangka pindah ke area yang luas, dan pihak berwenang telah menutup beberapa bagian kota. Warga diperintahkan untuk tinggal di dalam rumah sehingga pihak berwenang dapat memeriksa tempat kejadian dan mengumpulkan bukti.

Kemudian tersangka dibawa ke kantor polisi di kota Drammen. Puluhan kendaraan darurat dikerahkan ke tempat kejadian, termasuk ambulans, mobil polisi dan helikopter.

Menteri Kehakiman Norwegia Monica Maeland diberitahu dan sedang memantau situasi dengan cermat, kata kementerian itu di Twitter.

Direktorat kepolisian negara itu telah memerintahkan semua petugas di seluruh negeri untuk membawa senjata api sebagai tindakan pencegahan ekstra. Biasanya polisi di negara itu tidak bersenjata.

"Polisi sejauh ini tidak memiliki indikasi bahwa ada perubahan tingkat ancaman nasional," pungkas direktorat itu dalam sebuah pernyataan.


(FJR)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id