PM Inggris akan Minta G7 Upayakan Vaksinasi Masyarakat Dunia

    Willy Haryono - 06 Juni 2021 20:03 WIB
    PM Inggris akan Minta G7 Upayakan Vaksinasi Masyarakat Dunia
    Perdana Menteri Inggris Boris Johnson usai menerima vaksinasi kedua Covid-19 di London pada 3 Juni 2021. (Matt Dunham / POOL / AFP)



    London: Perdana Menteri Inggris Boris Johnson akan meminta jajaran petinggi Group of Seven (G7) untuk berkomitmen dan memastikan seluruh masyarakat di dunia sudah menjalani vaksinasi Covid-19 di akhir 2022.

    Inggris akan menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi G7 di Cornwall pada 11 Juni mendatang. Pertemuan akan dihadiri pemimpin dari Prancis, Italia, Jepang, Jerman, Amerika Serikat, dan Kanada.

     



    "PM akan menyerukan rekan-rekan pemimpin G7 untuk membuat komitmen konkret dalam memvaksinasi seluruh dunia dari ancaman virus korona (dengan tenggat waktu) hingga akhir 2022," ujar pernyataan kantor pemerintahan Inggris di Downing Street.

    "Seluruh dunia sudah divaksinasi pada akhir tahun depan akan menjadi pencapaian terbesar dalam sejarah medis," tutur PM Johnson.

    Ia menambahkan bahwa dunia sedang menantikan langkah G7 untuk menangani tantangan global terbesar saat ini setelah era peperangan, yakni pandemi Covid-19. PM Johnson mengatakan bahwa dunia menginginkan G7 memimpin upaya pemulihan global, baik di bidang kesehatan maupun ekonomi.

    Dalam perang melawan pandemi Covid-19, Inggris mengatakan salah satu kesuksesan yang sudah dicapai adalah menjadikan vaksin buatan AstraZeneca tersedia bagi semua negara di dunia dengan harga terjangkau.

    Kesuksesan lainnya, lanjut Downing Street, adalah dukungan berkelanjutan Inggris terhadap COVAX, skema berbagi vaksin yang diinisasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) beserta sejumlah mitranya.

    Nantinya PM Johnson dijadwalkan menyampaikan pengumuman mengenai rencana pemerintah dalam berbagi kelebihan pasokan vaksin Covid-19. Detail akan meliputi jumlah dosis dan negara-negara mana saja yang akan menerima donasi tersebut.

    Baca:  India Menentang 'Paspor Vaksin' Covid-19 dalam Pertemuan G7

    Vaksin Slank untuk Indonesia

    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.

     

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id