comscore

Prancis Deteksi Varian Baru Covid-19 IHU, 12 Orang Telah Terinfeksi

Willy Haryono - 04 Januari 2022 18:53 WIB
Prancis Deteksi Varian Baru Covid-19 IHU, 12 Orang Telah Terinfeksi
Gedung milik University Hospital Institute for Infectious Diseases atau IHU di Marseille, Prancis. (Nicolas TUCAT / AFP)
Marseille: Tim peneliti Prancis telah mendeteksi varian baru Covid-19, kemungkinan berasal dari Kameron, dan untuk sementara melabelinya dengan sebutan "IHU."

Varian baru ini berasal dari turunan B.1.640.2 yang diyakini telah menginfeksi 12 orang di Prancis, menurut sebuah studi yang didukung oleh pemerintah pusat namun belum melewati proses kajian sejawat (peer-review).
Varian IHU ini diketahui memiliki 46 mutasi. "Dua belas pasien positif SARS-CoV tinggal di area sama di Prancis tenggara. Tes qPCR memperlihatkan mutasi-mutasi tertentu yang memperlihatkan kombinasi tak biasa," tutur Philippe Colson, dari IHU Mediterranee Infection di Marseille.

"Masih terlalu dini untuk berspekulasi mengenai fitur-fitur virologi, epidemiologi dan klinis dari varian IHU ini," sambungnya, dilansir dari laman Gulf Today, Selasa, 4 Januari 2022.

Menurut studi terbaru ini, pasien pertama varian IHU adalah orang dewasa yang sudah divaksinasi. Ia didiagnosis positif varian IHU usai pulang ke Prancis usai mengunjungi Kamerun, sebuah negara di Afrika tengah.

Tiga hari usai pulang, ia mulai mengalami gejala-gejala gangguan pernapasan ringan. Sampel yang diambil darinya pada pertengahan November, "memperlihatkan kombinasi tak biasa yang tidak sama dengan varian Delta dan juga Omicron," sebut Colson.

Sampel dari tujuh pasien positif Covid-19 dari area yang sama dengan pasien pertama juga memperlihatkan kombinasi yang sama. Mereka adalah dua orang dewasa dan lima anak-anak berusia di bawah 15 tahun.

Delapan sampel telah dikirim ke IHU Mediterranee Infection untuk melewati proses genome sequencing sesuai rekomendasi otoritas kesehatan publik Prancis.

Colson menekankan bahwa kemunculan IHU ini merupakan "contoh lain dari sifat Covid-19 yang sulit diprediksi."

"Varian-varian SARS-CoV-2 telah menjadi kekhawairan besar di bidang virologi, epidemiologi dan klinis, terutama mengenai kemampuannya untuk lolos dari imunitas yang dihasilkan dari vaksin," ungkapnya.

Baca:  Prancis Dilanda Tsunami Covid-19, Kasus Positif Capai 208 Ribu dalam 24 Jam

(WIL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id