Hubungan Memburuk, Trump Tak Undang Obama Buka Lukisan

    Arpan Rahman - 20 Mei 2020 18:07 WIB
    Hubungan Memburuk, Trump Tak Undang Obama Buka Lukisan
    Hubungan Donald Trump dan Barack Obama memburuk di tengah pandemi covid-19. Foto: AFP
    Washington: Donald Trump tidak berencana mengundang Barack Obama kembali ke Gedung Putih untuk membuka lukisan potret diri. Ini akan merusak tradisi yang telah berjalan lama.

    Hubungan antara Presiden Amerika Serikat Trump dan mantan Presiden Obama dikatakan telah memburuk sehingga pembukaan potret yang jadi tradisi tidak mungkin terjadi sampai Trump menyelesaikan masa kepresidenannya, yang mungkin hingga akhir 2025.

    Sebuah sumber Gedung Putih mengatakan kepada NBC News bahwa Trump tidak keberatan melanggar tradisi lama, dan bahwa Obama tidak memiliki keinginan untuk kembali ke Gedung Putih. Hubungan antara kedua pria itu memburuk dalam beberapa pekan terakhir ketika Obama melakukan kritik terselubung pada penanganan Trump terhadap krisis virus korona, dibalas Trump memukul balik dengan menuduh Obama melakukan kejahatan yang tidak ditentukan.

    Baik Trump maupun Obama tidak mengomentari klaim tersebut, tetapi sejarawan presiden Michael Beschloss berkata: "Anda memiliki seorang presiden yang berbicara tentang menempatkan pendahulunya dalam bahaya hukum, untuk membuatnya lebih baik. Kami belum melihat situasi seperti itu dalam sejarah. Dibutuhkan antipati presiden baru untuk pendahulu ke tingkat baru."

    Presiden AS membuka potret presiden pendahulunya adalah tradisi yang telah berlangsung selama puluhan tahun, dan juga lukisan mantan ibu negara akan diresmikan pada saat yang sama.

    Obama dan istrinya Michelle memilih seorang seniman, yang identitasnya tetap dirahasiakan, sebelum keluar berpidato pada Januari 2017. Mereka  duduk dilukis setelah itu. Lukisan potret diri presiden dan ibu negara akan ditambahkan ke dinding bersejarah.

    Trump dan Obama bertemu terakhir di pemakaman mantan Presiden George W. Bush pada Desember 2018, dan hanya saling bertukar sapa satu sama lain di awal melayat.

    Dirilis dari Metro.co.uk, Rabu 20 Mei 2020, presiden sebelum mereka telah mengubur perbedaan politik dan bertindak hangat terhadap satu sama lain selama upacara. Obama menyambut pendahulunya George W Bush ketika potret dia dan istrinya Laura diluncurkan pada 2012.

    Bush sendiri mengundang pendahulunya, Bill Clinton dan istrinya Hillary untuk menggantung lukisan mereka pada 2014. Keluarga Clintons menyambut ayah Bush, George H W Bush dan istrinya, Barbara, pada upacara mereka sendiri pada 1995.

    Satu-satunya presiden dalam sejarah baru-baru ini yang tidak menghadiri upacara itu adalah Jimmy Carter, meskipun ketidakhadirannya diyakini karena rasa malunya sendiri, daripada rasa permusuhan terhadap penggantinya Ronald Reagan. Potret Carter kemudian digantung di Gedung Putih tanpa acara.

    Berbicara pada 2017, mantan kurator Gedung Putih Betty Monkman mengatakan potret itu adalah tradisi Amerika yang sakral.

    "Ini pernyataan kemurahan hati pada (bagian) presiden dan ibu negara saat ini. Dan itu adalah momen yang sangat hangat dan menyenangkan," jelasnya.



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id