Kampanye Vaksin Aman, Obama, Clinton, dan Bush Akan Disuntik Depan Publik

    Marcheilla Ariesta - 04 Desember 2020 05:36 WIB
    Kampanye Vaksin Aman, Obama, Clinton, dan Bush Akan Disuntik Depan Publik
    Tiga mantan Presiden AS bersedia disuntik vaksin covid-19 untuk buktikan aman. Foto: EPA
    Washington: Mantan Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama, George W. Bush, dan Bill Clinton secara sukarela akan mempertontonkan diri saat disuntik vaksin virus korona (covid-19) ke publik. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap keamanan vaksin setelah diizinkan Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA).

    Para mantan presiden AS ini berharap kampanye kesadaran tersebut menjadi pesan yang kuat untuk meyakinkan publik.

    Kepala staf Presiden Bush, Freddy Ford mengatakan, bosnya telah menghubungi Direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular, Anthony Fauci, dan Koordinator Satgas Covid-19 Gedung Putih Deborah Birx untuk membantu mempromosikan vaksin.

    "Beberapa minggu lalu, Presiden Bush meminta saya untuk memberitahu Dr. Fauci dan Dr. Birx bahwa ketika waktunya tepat, ia ingin melakukan segala hal yang bisa membantu mendorong warga agar mendapat vaksinasi," tutur Ford.

    Hal senada juga disampaikan juru bicara Clinton, yang menyebutkan sang mantan presiden juga bersedia untuk diimunisasi di tempat umum sebagai langkah promosi.

    "Presiden Clinton pasti akan mengambil vaksin segera setelah tersedia untuknya, berdasarkan prioritas yang ditentukan oleh pejabat kesehatan masyarakat. Dan dia akan melakukannya di tempat umum jika itu akan membantu mendesak semua warga AS melakukan hal yang sama," seru Angel Urena, dilansir dari CNN, Kamis, 3 Desember 2020.

    Sementara itu, Presiden Obama dalam sebuah wawancara mengatakan, jika Fauci mengatakan vaksin covid-19 aman, maka ia akan percaya.

    "Jika Anthony Fauci memberitahu saya bahwa vaksin ini aman, dan dapat mengimunisasi Anda untuk mencegah tertular virus, tentu saya akan melakukannya," tutur Obama.

    "Saya berjanji kepada Anda bahwa jika dibuat untuk orang-orang yang berisiko rendah, saya akan bersedia disuntik (vaksin),” imbuh dia.

    Obama berjanji ia akan mempublikasikan dirinya saat disuntik vaksin nanti. Tujuannya agar masyarakat AS yakin jika vaksin itu aman.

    Sebanyak dua perusahaan farmasi AS yang mengembangkan vaksin covid-19, Pfizer dan Moderna mengatakan vaksin mereka efektif lebih dari 95 persen. Pfizer, bekerja sama dengan perusahaan Jerman, BioNTech, bahkan sudah mendapat izin dari regulator obat dan makanan Inggris.

    Vaksin yang dikembangkan dua perusahaan AS ini diharapkan mampu membawa perubahan dari pandemi covid-19 yang telah menginfeksi puluhan juta orang di seluruh dunia ini.

    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id