comscore

Jelang Pemilu Paruh Waktu, Perbandingan Suara Demokrat dan Republik Tetap Stabil

Marcheilla Ariesta - 07 Februari 2022 14:44 WIB
Jelang Pemilu Paruh Waktu, Perbandingan Suara Demokrat dan Republik Tetap Stabil
Pendukung Partai Republik mendengarkan mantan Presiden Donald Trump kampanye pemilu paruh waktu. Foto: AFP
Washington: Amerika Serikat (AS) tahun ini kembali akan menggelar pemilu paruh waktu (midterm election), dimana kursi Kongres harus dipilih kembali di tengah masa jabatan presiden. Midterm election ini akan digelar pada Selasa, 8 November tahun ini.

Pemilu ini biasanya merujuk para pemilihan legislatif. Di Amerika Serikat, pemilu ini dirancang bagi pemilih untuk teratur memilih perwakilan.
Biasanya, masa jabatan pejabat yang dipilih hanya berlangsung beberapa tahun. Jadi, pemilu ini berfungsi untuk menggantikan kursi yang kosong karena akhir masa jabatan.

Para petahana atau pejabat yang sebelumnya dipilih, dapat kembali lagi ke kursi mereka jika belum melampaui batas masa jabatan dan menerima mayoritas suara lagi.

Di Negeri Paman Sam, dua partai besar, Demokrat dan Republik bersaing untuk mendapatkan kursi mayoritas di midterm election ini. Dalam pembaruan kepada pers internasional, peneliti senior Pew Research Center, Bradley Jones menyampaikan mengenai gambaran umum pola pemungutan suara di AS.

Ia mencatat, sejak 1950-an, ada perbedaan yang stabil antara kedua partai besar ini.

"Pada 2017, 97 persen dari semua Demokrat lebih liberal daripada rata-rata Republikan, dan 95 persen dari semua Republikan lebih konservatif dari rata-rata Demokrat," katanya dalam Washington Foreign Press Center’s 2022 United States Midterm Elections Virtual Briefing Series.

Jones menjelaskan, ada kategorisasi nyata dari dua partai besar itu, yakni Partai Republik dengan politik kanan dan Partai Demokrat dengan politik kiri. Jika polanya stabil, kesenjangan besar kedua partai ini adalah kebijakan dan sikapnya, seperti halnya dalam kebijakan senjata, sikap rasial, dan iklim.

"Ketika kita mempertimbangkan perbedaan berdasarkan ras, agama, jenis kelamin, atau usia, keberpihakan dipandang sebagai satu-satunya divisi terpenting dalam politik Amerika," tuturnya.

Jumlah Pemilih

Dari survei yang dilakukan Jones, jumlah pemilih di pemilu tengah ini cenderung lebih rendah. Ia membandingkan jumlah pemilu 1950 dengan pemilu presiden di 1952 dan 1954, dimana ada kesenjangan 10 persen dalam partisipasi pemilih.

Halaman Selanjutnya
Namun, di 2018, jumlah pemilih…






Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id