Belum Vaksin, 3.000 Nakes Prancis Dilarang Bekerja

    M Sholahadhin Azhar - 17 September 2021 02:15 WIB
    Belum Vaksin, 3.000 Nakes Prancis Dilarang Bekerja
    Ilustrasi bendera Prancis. Foto: AFP/Dominique Faget.



    Paris: Perawat, dokter, perawat pribadi, personel darurat dilarang bekerja ketika mandat vaksin mulai berlaku secara nasional. Prancis menangguhkan pekerjaan ribuan tenaga kesehatan (nakes) karena belum divaksin covid-19.

    “Kemarin, sekitar 3.000 penangguhan diberlakukan pada staf di fasilitas kesehatan dan perawatan sosial yang belum mengikuti kursus vaksinasi,” kata politikus Prancis, Olivier Veran, kepada radio RTL, Kamis, 16 September 2021.

     



    Menurut dia, kebijakan itu juga membuat puluhan nakes mengundurkan diri dari pekerjaan mereka. Olivier mengatakan regulasi tersebut memengaruhi 2,7 juta orang yang menggeluti bidang kesehatan di Prancis.

    Baca: Prancis Sumbang 968.000 Dosis Vaksin Covid-19 untuk Indonesia

    Mandat tersebut pertama kali diumumkan Presiden Emmanuel Macron dalam pidato yang disiarkan televisi pada 12 Juli 2021. Sementara itu, tenggat waktu vaksinasi ditetapkan pada 15 September 2021 untuk semua perawat, dokter, perawat swasta, dan mereka yang berada di panti jompo, petugas pemadam kebakaran, paramedis, personel darurat, dan beberapa polisi. untuk mendapatkan vaksinasi.

    Profesional perawatan kesehatan diharuskan menyerahkan bukti vaksinasi covid-19 lengkap. Mereka diharuskan memperlihatkan bukti penerimaan dosis pertama vaksinasi dan tes screening negatif yang dilakukan dalam 72 jam terakhir.

    Kementerian Kesehatan memperkirakan bahwa 12 persen staf rumah sakit dan 6 persen dokter praktik swasta belum divaksinasi. Lebih dari 88 persen pengasuh di rumah sakit dan panti jompo dikatakan telah menerima setidaknya satu suntikan, dengan kemungkinan setidaknya 94 persen di beberapa daerah.

    Izin kesehatan wajib –,bukti vaksinasi atau tes negatif,– pertama kali berlaku pada 9 Agustus dan melihat sejumlah besar orang mengunjungi apotek dan pusat vaksinasi untuk suntikan.

    Ketentuan ini wajib untuk masuk ke semua tempat umum termasuk restoran, bar, kafe, bioskop, dan ruang konser. Tetapi itu sendiri telah menjadi subyek kontroversi, sehingga menimbulkan demonstrasi setiap Sabtu di seluruh Prancis selama delapan minggu terakhir.

    Setidaknya 42,9 juta orang, atau 63,9 persen dari populasi Prancis divaksinasi lengkap. Hampir 7 juta kasus covid-19 dan 115.829 kematian terkait telah dikonfirmasi di Prancis.


    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id