Gedung Putih Umumkan Langkah Baru untuk Redam Kekerasan Anti-Asia

    Willy Haryono - 31 Maret 2021 06:56 WIB
    Gedung Putih Umumkan Langkah Baru untuk Redam Kekerasan Anti-Asia
    Pemandangan salah satu sudut kota Washington DC, AS. (AFP)



    Washington: Gedung Putih mengumumkan langkah-langkah terbaru, termasuk tambahan pendanaan dan inisiatif lintas agensi untuk meredam meningkatnya aksi kekerasan dan diskriminasi terhadap etnis Asia Amerika dan Pulau Pasifik (AAPI) selama pandemi Covid-19.

    "Pengumuman hari ini adalah langkah-langkah tambahan pemerintahan Biden dalam mendorong kesetaraan bagi Asia Amerika, warga asli Hawaii, dan komunitas Pulau Pasifik melalui pendekatan menyeluruh terhadap keadilan rasial," ujar Gedung Putih di Washington DC, dilansir dari laman Xinhua pada Rabu, 31 Maret 2021.






    Menurut keterangan dokumen Gedung Putih, Presiden AS Joe Biden akan "menunjuk seorang Direktur permanen untuk memimpin sebuah inisiatif dalam mengkoordinasikan berbagai kebijakan yang berdampak pada Asia Amerika, warga asli Hawaii, dan Pulau Pasifik."

    Sebagai bagian dari inisiatif, Divisi Hak Sipil dari Departemen Hukum AS merumuskan kembali Inisiatif Penegakan dan Pencegahan Kejahatan Kebencian dengan fokus terhadap lonjakan kekerasan anti-Asia.

    Baca:  Joe Biden Kecam Rasisme Anti-Asia

    Biro Investigasi Federal (FBI) juga akan merilis sebuah halaman interaktif terbaru yang mendokumentasikan kejahatan terhadap komunitas AAPI. FBI juga akan memulai pelatihan terhadap para agennya dalam mengenali dan melaporkan bias anti-Asia.

    Sementara Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan akan menghadirkan hampir USD50 juta dari dana American Rescue Plan untuk membantu AAPI yang pernah mengalami kekerasan domestik dan pelecehan seksual.

    Gugus Tugas Kesehatan Covid-19, yang dibangun pada Januari lalu, juga telah membentuk sub komite mengenai xenophobia. Sub komite ini akan berfokus dalam memerangi lonjakan bias anti-Asia selama pandemi Covid-19.

    "Sudah terlalu sering kita saling menyerang kepada sesama warga," kata Biden dalam pidatonya bulan ini. "Kejahatan kebencian terjadi terhadap Asia Amerika, yang telah diserang, dilecehkan, disalahkan, dan dikambinghitamkan," lanjutnya.

    "Saat ini, ada begitu banyak dari mereka, yang juga saudara kita sesama warga AS, berada di garis terdepan di tengah pandemi, mencoba menyelamatkan nyawa. Tapi mereka dipaksa untuk hidup dalam ketakutan, bahkan takut hanya untuk berjalan di jalanan Amerika," ungkap Biden.

    "Hal ini tidak mencerminkan nilai Amerika dan harus dihentikan," pungkasnya.

    Saat menjadi presiden pada Januari lalu, Biden telah menandatangani memorandum eksekutif berisi kecaman dan tekad memerangi rasisme anti-AAPI, xenophobia, dan intoleransi.

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id