Dokter Belgia Diminta Tetap Bekerja Meski Positif Covid-19

    Willy Haryono - 27 Oktober 2020 08:34 WIB
    Dokter Belgia Diminta Tetap Bekerja Meski Positif Covid-19
    Seorang tenaga medis sedang menangani pasien di salah satu rumah sakit di Belgia. (Kenzo TRIBOUILLARD/AFP)
    Brussels: Sejumlah dokter di kota Liege, Belgia, diminta tetap bekerja meski mereka telah dinyatakan positif terinfeksi virus korona (covid-19). Perintah tak biasa ini diberikan kepada jajaran dokter di tengah lonjakan kasus covid-19 di Belgia.

    Dikutip dari laman BBC pada Selasa, 27 Oktober 2020, sekitar seperempat dari total staf medis di kota Liege dilaporkan telah terjangkit covid-19.

    Saat ini ada 10 rumah sakit di kota Liege yang memerintahkan stafnya untuk tetap bekerja meski mereka positif covid-19. Perintah diberikan kepada tenaga medis yang positif covid-19, namun tidak menunjukkan gejala atau asimtomatik,

    Kepala Asosiasi Serikat Medis Belgia mengatakan kepada BBC bahwa mereka tidak memiliki pilihan lain. Perintah diberikan demi mencegah runtuhnya sistem kesehatan di Belgia.

    "Ada risiko nyata penularan covid-19 dari jajaran dokter ke para pasien," kata Dr Philippe Devos dari serikat tersebut.

    Satu dari tiga orang yang menjalani tes covid-19 di kota Liege dinyatakan positif. Beberapa rumah sakit di Liege terpaksa memindahkan sejumlah pasien ke kota lain, atau membatalkan operasi-operasi yang tidak mendesak.

    Menteri Kesehatan Belgia Frank Vandenbroucke memperingatkan bahwa negaranya terancam dilanda "tsunami" infeksi covid-19. Jika itu terjadi, maka otoritas Belgia akan mengalami kesulitan dalam meredam transmisi covid-19.

    Situasi di Belgia terjadi saat negara-negara Eropa berusaha keras menangani gelombang kedua covid-19.

    Dalam konferensi pers pada Senin kemarin, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan adanya larangan perjalanan, perintah diam di rumah, atau bahkan penguncian (lockdown) nasional di sejumlah negara Eropa.

    "Saat ini Eropa sedang tertinggal, dan untuk mengatasinya diperlukan percepatan serius," sebut Kepala Urusan Darurat WHO, Dr Mike Ryan.

    Baca:  Terinfeksi Covid-19, Menlu Belgia Masuk ICU

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id