Trump Disebut Akan Pura-pura Calonkan Diri Jadi Presiden

    Marcheilla Ariesta - 03 Maret 2021 21:43 WIB
    Trump Disebut Akan Pura-pura Calonkan Diri Jadi Presiden
    Trump disebut pura-pura calonkan diri untuk pemilu 2024 demi dapat keuntungan. Foto: AFP.



    Washington: Mary Trump, keponakan mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengatakan pamannya mungkin berpura-pura mencalonkan diri dalam pemilihan presiden 2024. Mary sempat terkenal tahun lalu setelah menerbitkan buku mengenai kelakuan pamannya.

    Mary menuturkan pamannya berpura-pura mencalonkan diri dalam pemilihan 2024 untuk menguangkan tawarannya. Pasalnya, kata Mary, kekalahan Trump dari Presiden AS Joe Biden ternyata cukup menguntungkan.






    Dalam wawancara dengan MSNBC, Mary mengindikasikan pamannya kemungkinan akan terus mengungkapkan pencalonannya sebagai presiden. Trump disebut telah mengumpulkan sejumlah besar uang dari pendukung setianya, bahkan setelah ia kalah dalam pemilihan.

    "Saya pikir pasti dia akan berpura-pura (mencalonkan diri). Pikirkan tentang berapa banyak uang yang dia hasilkan dari kebohongan besar beberapa bulan terakhir," kata Mary, dikutip oleh Sputnik, Rabu, 3 Maret 2021.

    "Dia menghasilkan lebih banyak uang sejak Presiden Biden memenangkan pemilu dari yang - saya kira - sepanjang hidupnya," imbuh Mary.

    Investigasi yang dilakukan The New York Times setelah pemilihan mengungkapkan bahwa mantan presiden tersebut berhasil mengumpulkan sekitar USD170 juta (setara Rp2,4 triliun) pada akhir November 2020. Dana tersebut mayoritas dikumpulkan pada pekan pertama setelah Hari Pemilihan.

    Baca juga: Donald Trump Tidak akan Buat Partai Baru

    Namun, penyelidikan Times juga menetapkan bahwa sementara upaya penggalangan dana menyatakan bahwa pengumpulan akan masuk ke apa yang disebut "Dana Pertahanan Pemilu". Tapi kemudian terungkap bahwa 75 persen dari donasi sebenarnya ditransfer ke akun lain yang digunakan untuk mendanai upaya politik masa depan.

    Temuan serupa juga dilaporkan oleh The Washington Post, yang mengindikasikan pada saat itu bahwa upaya penggalangan dana pasca-pemilihan Trump menghasilkan lebih dari USD170 juta.

    Mary melanjutkan bahwa pamannya kemungkinan besar tidak akan menjadi calon dari Partai Republik karena khawatir dia bisa kehilangan tawaran keduanya untuk mendapatkan kembali Gedung Putih.

    "Tidak mungkin dia akan menempatkan dirinya pada posisi kalah lagi," katanya.

    Menandai pidato publik pertamanya sejak meninggalkan Gedung Putih, mantan taipan properti itu menyatakan bahwa "ini masih jauh dari selesai". Ia mengindikasikan ingin ikut pencalonan presiden dan mengalahkan musuhnya.

    Pidato Trump tersebut membuat penduduk Florida saat ini mengulangi klaim bahwa ia 'memenangkan' pemilu 2020.

    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id