Patung Yuri Gagarin, Simbol Hubungan Kuat Indonesia-Rusia

    Marcheilla Ariesta - 10 Maret 2021 17:25 WIB
    Patung Yuri Gagarin, Simbol Hubungan Kuat Indonesia-Rusia
    Peresmian patung Yuri Gagarin di Taman Mataram, Jakarta. Foto: Medcom.id



    Jakarta: Indonesia dan Rusia memperkuat hubungan bilateral lewat peresmian patung Yuri Gagarin, kosmonot pertama dunia yang terbang ke luar angkasa. Kehadiran patung ini menjadi simbolis 60 tahun bilateral Indonesia-Rusia.

    "Hubungan Indonesia-Rusia selalu dilakukan dengan prinsip saling menghormati dan menguntungkan. Saat ini, kepercayaan menjadi dasar bagi kita untuk memperkuat hubungan kita, baik dalam segi bilateral, maupun multilateral," kata Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Vorobieva, Rabu, 10 Maret 2021.

     



    Ia menuturkan, peresmian patung Yuri Gagarin ini sebagai simbol kedua negara yang semakin kuat hubungannya dalam berbagai bidang, baik ekonomi, politik, hingga antarmasyarakat. Kedekatan ini, imbuh Lyudmila juga dilihat lewat kontak dekat kedua pemimpin negara.

    Sementara itu, Wakil Menteri Luar Negeri RI, Mahendra Siregar mengatakan hubungan dekat antarmasyarakat Indonesia-Rusia telah terjalin lebih dari tujuh dekade.

    "Indonesia dan Rusia akan segera melanjutkan hubungan kemitraan strategis yang baru, dan akan diresmikan kedua pemimpin," tutur Mahendra.

    Ia berharap kunjungan Presiden Rusia, Vladimir Putin yang tertunda akibat pandemi Covid-19 dapat segera terlaksana tahun ini.

    Baca juga: Rusia Siap Membantu Jika Indonesia Ingin Gunakan Vaksin Sputnik V

    Peresmian patung Yuri Gagarin terselenggara berkat kerja sama sister city Jakarta dan Moskow. Kedua kota besar ini telah menjalin hubungan sejak 2006. Mahendra mengatakan ia menantikan gebrakan kerja sama lainnya dari kedua kota tersebut.

    Patung Yuri Gagarin ditempatkan di Taman Mataram, Jakarta. Yuri Gagarin merupakan kosmonot asal Rusia yang menjadi manusia pertama di luar angkasa. Ia menjelajahi luar angkasa pada 12 April 1961 menggunakan pesawat Vostok 1.

    Pada Juni 1961, Presiden Soekarno secara pribadi menganugerahi Yuri Gagarin dengan salah satu penghargaan  tertinggi negara Indonesia "Bintang Adipradana". Selain menyerahkan Bintang Adiprana pada Gagarin, penghargaan yang sama juga diberikan pada pejabat Uni Soviet, Leonid Brezhnev.

    Ia menyerahkan penghargaan tersebut saat mengunjungi Moskow, sekaligus merayakan ulang tahunnya yang ke-60.

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id