Putin Perintahkan Suntik Massal Vaksin Covid-19 Dimulai Minggu Depan

    Fajar Nugraha - 14 Januari 2021 11:02 WIB
    Putin Perintahkan Suntik Massal Vaksin Covid-19 Dimulai Minggu Depan
    Presiden Rusia Vladimir Putin perintahkan vaksinasi covid-19 skala besar. Foto: AFP
    Moskow: Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan vaksinasi massal vaksin covid-19 untuk warganya mulai pekan depan. Perintah dikeluarkan di tengah laporan peluncuran awal yang lebih lambat dari perkiraan.

    Wakil Perdana Menteri Tatiana Golikova, yang bertanggung jawab atas upaya tanggapan covid-19 Rusia mengatakan, vaksinasi massal akan dimulai pada Senin 18 Januari 2021.

    "Kita perlu beralih dari vaksinasi skala besar ke vaksinasi massal. Vaksin Sputnik V yang dikembangkan di dalam negeri Rusia adalah yang terbaik di dunia,” kata Presiden Vladimir Putin pada rapat kabinet Rabu 13 Januari menurut harian Kommersant, seperti dikutip dari Moskow Times, Kamis 14 Januari 2021.

    Putin mengatakan dia mengetahui dari Perdana Menteri Mikhail Mishutin pekan lalu bahwa Rusia telah ‘melampaui’ volume produksi vaksin virus korona. Hal ini memungkinkan pejabat kesehatan untuk meningkatkan vaksinasi.

    Pengumumannya mengikuti laporan media yang menunjukkan bahwa pihak berwenang mungkin melebih-lebihkan jumlah vaksinasi covid-19 hingga 400 persen.

    Rusia mengumumkan bahwa 1,5 juta orang telah menerima Sputnik V, tetapi outlet berita mengutip data regional, ahli imunologi dan analis independen yang mengatakan bahwa angka sebenarnya mungkin serendah 300.000.

    Negeri Beruang Merah mulai meluncurkan Sputnik V ke publik pada 4 Desember, dengan daftar awal penerima yang memenuhi syarat bertambah dari petugas medis dan guru hingga profesional lainnya selama beberapa minggu.

    Putin yang saat ini berusia 68 tahun, belum menerima suntikan vaksin covid-19 meskipun pejabat kesehatan menyetujui Sputnik V untuk mereka yang berusia di atas 60 tahun pada akhir Desember. Wakil Wali Kota Moskow Anastasia Rakova mengatakan, pada Selasa bahwa dua dari lima penerima vaksin di ibu kota Rusia berusia di atas 60 tahun.

    Rusia menjadi negara pertama yang mendaftarkan vaksin covid-19 Agustus lalu sebelum dimulainya uji klinis terakhir. Moskow sejak itu membanggakan lebih dari 1 miliar pesanan untuk dosis dari luar negeri.


    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id