Presiden Brasil Desak Pfizer Percepat Pengiriman Vaksin Covid-19

    Marcheilla Ariesta - 15 Juni 2021 14:05 WIB
    Presiden Brasil Desak Pfizer Percepat Pengiriman Vaksin Covid-19
    Tenaga kesehatan menyuntikkan vaksin Covid-19 ke seorang warga di kota Anama, Brasil pada 20 Mei 2021. (MICHAEL DANTAS / AFP)



    Sao Paulo: Presiden Brasil Jair Bolsonaro meminta perusahaan Pfizer Inc untuk memajukan rencana pengiriman vaksin Covid-19 mereka. Desakan Bolsonaro bertujuan mempercepat program vaksinasi nasional Brasil yang berjalan relatif lambat.

    Permintaan itu mengindikasikan terjadinya perubahan sikap dalam diri Bolsonaro, yang tahun lalu mengabaikan tawaran vaksin Covid-19 dari Pfizer.

     



    Menurut keterangan kantor kepresidenan Brasil, Bolsonaro bersama kepala staf dan menteri kesehatan serta luar negeri mengadakan konferensi virtual dengan Kepala Eksekutif Pfizer Brasil, Marta Diez, dan Kepala Eksekutif Pfizer Amerika Latin Carlos Murillo terkait pengiriman vaksin.

    "Presiden meminta agar pengiriman vaksin untuk akhir tahun dapat dimajukan," kata seorang pejabat pemerintah, dilansir dari AFP, Selasa, 15 Juni 2021. Pfizer Brasil menolak mengomentari pertemuan tersebut.

    Hampir setengah juta orang di Brasil telah meninggal akibat Covid-19. Namun sejauh ini baru 10,3 persen dari total 210 juta warga Brasil yang telah menerima dosis pertama vaksin Covid-19, 25 persen lainnya telah divaksinasi secara penuh.

    Mayoritas warga Brasil mendapat vaksin Covid-19 dari Sinovac Biotech dan AstraZeneca.

    Bolsonaro, yang cenderung skeptis terhadap Covid-19 dan sempat menentang berbagai aturan seperti penguncian (lockdown) serta menjaga jarak sosial, pernah menganjurkan penggunaan obat anti-malaria hydroxychloroquine untuk merawat pasien Covid-19. Padahal, tidak ada bukti bahwa obat tersebut efektif.

    Baca:  Lagi-Lagi Bolsonaro Dikenai Denda karena Tak Memakai Masker

    Pemerintahan sayap kanan Bolsonaro sedang diselidiki oleh komisi Senat atas penundaan rencana vaksinasi yang jauh tertinggal dari negara-negara lain. Komisi sempat mendengar kesaksian bahwa pemerintahan Bolsonaro tidak pernah membalas surat dari Pfizer yang menawarkan penjualan vaksin tahun lalu.

    Brasil menandatangani kesepakatan dengan Pfizer pada bulan Maret untuk membeli 100 juta dosis. Pasokan dosis pertama telah tiba di Brasil pada akhir April. Kontrak kedua ditandatangani Mei lalu untuk menyediakan 100 juta dosis lagi yang akan dikirim di kuartal keempat tahun ini.

    Vaksin Slank untuk Indonesia

    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.

     

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id