comscore

Spanyol dan Jerman Dihantam Kebakaran Hutan di Tengah Gelombang Panas

Medcom - 20 Juni 2022 20:44 WIB
Spanyol dan Jerman Dihantam Kebakaran Hutan di Tengah Gelombang Panas
Petugas berusaha memadamkan kebakaran hutan di Pumarejo de Tera dekat Zamora, Spanyol, 18 Juni 2022. (CESAR MANSO / AFP)
Madrid: Petugas pemadam di Spanyol dan Jerman bergerak cepat menangani kebakaran hutan di tengah gelombang panas yang tidak biasa di Eropa Barat.

Kebakaran hutan terburuk di Spanyol terjadi di provinsi barat laut Zamora, di mana lebih dari 25.000 hektare lahan telah hangus dilalap api. Sementara itu, otoritas Jerman mengatakan bahwa penduduk dari tiga desa di dekat Berlin diperintahkan untuk meninggalkan rumah karena adanya ancaman kebakaran hutan.
Pemerintah Spanyol mengatakan bahwa setelah terjadinya suhu tinggi, angin kencang dan kelembaban rendah selama tiga hari, terjadi penurunan temperatur pada Minggu pagi.

Spanyol berada dalam status waspada kebakaran hutan di tengah gelombang panas. Sejumlah titik di negara tersebut mencatat rekor suhu tertinggi sepanjang Juni. 

Para ahli mengaitkan temperatur tinggi tidak normal di Eropa dengan perubahan iklim. Suhu meningkat hingga di atas 40 derajat Celcius di banyak kota Spanyol, padahal suhu semacam itu biasanya hanya terjadi pada Agustus.

Kurangnya curah hujan tahun ini, ditambah angin kencang, juga berkontribusi terhadap terjadinya kebakaran hutan.

Otoritas Spanyol mengatakan bahwa angin kencang dengan kecepatan hingga 70 kilometer per jam yang berubah arah secara tidak menentu, dikombinasikan dengan suhu mendekati 40 derajat Celcius, membuat situasi sangat sulit bagi petugas pemadam.

"Api mampu melintasi reservoir dengan lebar sekitar 500 meter dan merembet hingga sisi lain. Itu adalah sekilas gambaran mengenai kesulitan yang kami hadapi," kata Juan Suárez-Quiñones, seorang pejabat untuk wilayah Castilla y Leon, kepada televisi pemerintah Spanyol TVE.

Belum ada laporan mengenai korban jiwa, namun kobaran api mencapai pinggiran beberapa desa, baik di Zamora maupun di Navarra.

Video yang diambil oleh penumpang di dalam mobil menunjukkan api membakar sisi jalan suatu area di Spanyol. Di desa-desa lain, penduduk terlihat putus asa ketika gumpalan hitam membumbung tinggi dari beberapa bukit terdekat.

Di Navarra bagian tengah dan utara, petugas telah mengevakuasi warga dari sekitar 15 desa kecil sebagai tindakan pencegahan, karena suhu tinggi di daerah itu diperkirakan tidak akan turun hingga Rabu mendatang.

Petani di Navarra telah diminta untuk berhenti menggunakan alat berat yang dikhawatirkan memicu kebakaran hutan. Beberapa hewan liar di wilayah tersebut harus dievakuasi dan dibawa ke tempat aman.

Selain di Zamora dan Navarra, kebakaran hutan juga terjadi di tiga bagian timur laut Catalonia: Lleida, Tarragona dan Garaf, tepat di selatan Barcelona.

Petugas pemadam kebakaran mengatakan bahwa 2700 hektare lahan hangus di Lleida. Mereka menambahkan bahwa timnya telah menanggapi lebih dari 200 kebakaran hutan yang berbeda di Catalonia selama sepekan terakhir.

Baca: Spanyol Berjuang Padamkan Kebakaran Hutan di Tengah Gelombang Panas

Di Jerman, angin kencang semakim memperkuat kobaran api yang berlokasi sekitar 50 kilometer dari barat daya Berlin. Kondisi ini mendorong penerapkan keadaan darurat pada Sabtu kemarin. Warga desa di Frohnsdorf, Tiefenbrunnen dan Klausdorf diarahkan untuk segera mencari perlindungan di pusat komunitas kota Treuenbrietzen.

Jerman telah mengalami banyak kebakaran hutan dalam beberapa hari terakhir di tengah tingginya temperatur udara serta minimnya curah hujan.

Badan cuaca nasional Jerman mengatakan bahwa suhu sempat mencapai 38 derajat Celcius di beberapa wilayah timur sepanjang hari Minggu kemarin. (Kaylina Ivani)

(WIL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id