Bentrokan Meletus usai Pemungutan Suara di Pilpres Belarusia

    Willy Haryono - 10 Agustus 2020 08:12 WIB
    Bentrokan Meletus usai Pemungutan Suara di Pilpres Belarusia
    Kelompok pendukung oposisi berunjuk rasa di Minsk, Belarusia, 9 Agustus 2020. (Foto: Sergei Gapon/AFP/Getty)
    Minsk: Demonstran dan polisi antihuru-hara terlibat bentrok di Minsk dan kota-kota lainnya di Belarusia usai berakhir pemungutan suara dalam pemilihan umum presiden pada Minggu 9 Agustus. Para pengunjuk rasa kesal usai saluran televisi nasional merilis exit poll yang menyatakan kemenangan petahana Alexander Lukashenko.

    Di Minsk, polisi menggunakan granat kejut, peluru karet, dan meriam air untuk membubarkan massa di pusat kota. Terdapat sejumlah laporan yang menyebutkan adanya korban luka dalam bentrokan.

    Hasil exit poll yang dirilis televisi nasional Belarusia memperlihatkan Lukashenko meraih hampir 80 persen suara. Tokoh oposisi utama dalam pilpres kali ini, Svetlana Tikhanovskaya, mengaku tidak percaya bahwa dirinya hanya meraup 7 persen suara.

    "Saya memercayai mata saya, dan saya melihat mayoritas warga ada di belakang kami," kata Tikhanovskaya dalam sebuah konferensi pers pada Minggu malam.

    Dilansir dari laman BBC, Senin 10 Agustus 2020, oposisi Belarusia meyakini adanya kecurangan yang dilakukan petahana. Tim kampanye Tikhanovskaya mengaku akan melakukan penghitungan sendiri secara manual.

    Tikhanovskaya, ibu rumah tangga berusia 37 tahun, menjadi kandidat capres usai suaminya dijebloskan ke penjara di masa kepemimpinan Lukashenko.

    Berkuasa sejak 1994, Lukashenko berjanji situasi di Belarusia akan "tetap terkendali" seperti sedia kala.

    Sebelumnya, sejumlah tokoh oposisi ditahan menjelang pilpres Belarusia. Salah satu yang ditahan adalah Maria Kolesnikova, kepala tim kampanye Tikhanovskaya.

    Kolesnikova akhirnya dibebaskan setelah sempat ditahan. Ia mengatakan Kepolisian Belarusia berdalih penangkapan terhadap dirinya merupakan kasus kesalahan identitas.
     
    Sabtu kemarin, sedikitnya 10 orang ditangkap polisi di Minsk pada Sabtu malam. Penangkapan dilakukan saat ratusan pendukung oposisi membanjiri jalanan ibu kota Belarusia dengan mengibarkan bendera nasional.

    (WIL)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id