Separuh Orang Dewasa di AS Sudah Terima Satu Dosis Vaksin Covid-19

    Willy Haryono - 19 April 2021 17:06 WIB
    Separuh Orang Dewasa di AS Sudah Terima Satu Dosis Vaksin Covid-19
    Tenaga kesehatan menyuntikkan vaksin Covid-19 ke seorang warga di Gardena, California, AS pada 17 April 2021. (Patrick T. FALLON / AFP)



    Washington: Separuh dari total orang dewasa di Amerika Serikat telah menerima setidaknya satu dosis vaksin Covid-19, menurut catatan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) pada Minggu, 18 April. CDC mencatat hampir 130 juta warga AS berusia 18 tahun ke atas telah satu kali divaksinasi.

    Sementara hampir 84 juta orang di AS, atau 32,5 persen dari total populasi, telah divaksinasi secara menyeluruh usai menerima dua dosis vaksin Covid-19.






    Dilansir dari laman Macon pada Senin, 19 April 2021, AS terus menggenjot program vaksinasi nasional Covid-19 untuk segera keluar dari pandemi. Berbagai rangkaian aturan dipangkas, dan kini hampir semua orang di AS bisa mengikuti vaksinasi Covid-19 tanpa perlu mendaftar terlebih dahulu.

    Meski secara keseluruhan minat vaksinasi meningkat di AS, masih ada sejumlah warga yang menolak untuk disuntik vaksin. CDC tidak mengeluarkan laporan mengenai estimasi jumlah warga AS yang menolak divaksinasi.

    Menurut laporan saluran televisi KOMO-TV pada Sabtu kemarin, permintaan vaksinasi di beberapa negara bagian AS melampaui pasokan yang tersedia. Di negara bagian Washington, pasokan vaksin Covid-19 "rendah dan stagnan" di tengah semakin banyaknya orang yang ingin divaksinasi.

    Di Utah, laju vaksinasi maupun ketersedian vaksinnya cukup beragam di sejumlah wilayah negara bagian tersebut. Sejumlah warga Utah di wilayah pinggiran dilaporkan antusias mengikuti vaksinasi, sementara sebagian lainnya memilih tidak ikutn serta.

    Program vaksinasi Covid-19 mengalami sedikit kendala usai regulator memutuskan menangguhkan penggunaan vaksin Johnson & Johnson pada Selasa kemarin. Penangguhan dilakukan atas dasar kekhawatiran terjadinya kasus pembekuan darah.

    Namun menurut pakar kesehatan ternama Dr Anthony Fauci, AS kemungkinan akan kembali melanjutkan penggunaan vaksin J&J pekan ini.

    Baca:  AS Mungkin Lanjutkan Penggunaan Vaksin Johnson & Johnson Pekan Ini

    Vaksin untuk Indonesia

    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.

     

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id