Rusia Resmi Mundur dari Perjanjian Langit Terbuka

    Willy Haryono - 07 Juni 2021 17:03 WIB
    Rusia Resmi Mundur dari Perjanjian Langit Terbuka
    Presiden Rusia Vladimir Putin saat menghadiri sebuah forum di St Petersburg pada 4 Juni 2021. (ANATOLY MALTSEV / POOL / AFP)



    Moskow: Presiden Rusia Vladimir Putin menandantangani sebuah aturan yang meresmikan keluarnya Moskow dari Perjanjian Langit Terbuka (Open Skies Treaty) per Senin ini, 7 Juni 2021. Langkah ini diambil usai Amerika Serikat sudah terlebih dahulu keluar dari perjanjian tersebut tahun lalu.

    Perjanjian Langit Terbuka dibentuk usai Perang Dingin untuk membangun kepercayaan antara Rusia dan NATO. Lewat perjanjian ini, dikutip dari laman DW, sesama negara dapat saling melakukan misi pengawasan kekuatan militer via udara.

     



    Mantan presiden AS Donald Trump telah mengumumkan bahwa Washington akan mundur dari perjanjian tersebut. Rusia pun kala itu mengungkapkan rencananya untuk mengambil langkah serupa.

    Putin dijadwalkan bertemu Presiden AS Joe Biden bulan ini. Satu-satunya perjanjian terkait senjata antara Rusia dan AS saat ini adalah START, yang membatasi jumlah hulu ledak nuklir masing-masing negara.

    Baca:  Presiden Rusia Vladimir Putin Tandatangani Perjanjian Nuklir START

    Sebelumnya sempat ada harapan AS akan kembali ke Perjanjian Langit Terbuka saat Trump kalah dari Biden. Namun bulan lalu Kementerian Luar Negeri AS mengatakan bahwa Biden akan melanjutkan kebijakan Trump setelah menyimpulkan Rusia tidak sepenuhnya mematuhi perjanjian tersebut.

    Pekan kemarin, parlemen Rusia telah melakukan pemungutan suara terkait langkah mundur dari Perjanjian Langit Terbuka, meski Putin sudah mengumuman rencana menarik diri pada Januari lalu.

    Pada 2020, pemerintahan AS mengklaim Rusia telah melanggar Perjanjian Langit Terbuka dengan menghalangi penerbangan pengawasan di beberapa area, termasuk Kaliningrad dan area dekat perbatasan Georgia. Moskow berkukuh larangan tersebut sejalan dengan perjanjian.

    Rusia sempat mengeluh bahwa kalaupun AS mundur dari Perjanjian Langit Terbuka, Washington tetap dapat menerima data intelijen dari mitra-mitranya di NATO.

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id