Kanada Perpanjang Masa Kedaluwarsa Vaksin AstraZeneca hingga 1 Bulan

    Willy Haryono - 30 Mei 2021 09:14 WIB
    Kanada Perpanjang Masa Kedaluwarsa Vaksin AstraZeneca hingga 1 Bulan
    Vaksin covid-19 buatan AstraZeneca. (AFP)



    Ottawa: Otoritas kesehatan Kanada mengumumkan pada Sabtu kemarin bahwa mereka memperpanjang masa kedaluwarsa sekitar 50 ribu dosis vaksin Covid-19 buatan AstraZeneca hingga satu bulan ke depan.

    Badan Kesehatan Kanada menyebut, masa kedaluwarsa puluhan ribu vaksin AstraZeneca diperpanjang dari 31 Mei hingga 1 Juli mendatang. Ditegaskan bahwa perpanjangan ini didukung "bukti ilmiah."

     



    "Perubahan ini akan memastikan semua provinsi dan teritori dapat menggunakan pasokan vaksin mereka dengan baik," ujar agensi tersebut, dikutip dari laman Al Arabiya pada Minggu, 30 Mei 2021.

    Juru bicara Badan Kesehatan Kanada sebelumnya mengatakan bahwa sekitar 49 ribu vaksin AstraZeneca di seantero negeri akan kedaluwarsa pada 31 Mei. Media CBC melaporkan, sebagian besar dari vaksin-vaksin itu ada di provinsi Ontario.

    Namun Kanada menerima informasi dari AstraZeneca pada 27 Mei lalu, mengatakan bahwa data terbaru menunjukkan vaksin-vaksin itu masih dapat digunakan secara aman dan efektif satu bulan dari tanggal kedaluwarsa yang sebelumnya ditetapkan.

    AstraZeneca mengatakan tambahan satu bulan ini didapat berdasarkan studi "stabilitas produk serta analisis data model matematika."

    Sejumlah provinsi di Kanada telah mengumumkan keputusan menunda penggunaan vaksin AstraZeneca bagi mereka yang belum pernah divaksin. Penundaan didasarkan pada kekhawatiran akan terjadinya efek samping langka, yakni pembekuan darah.

    Namun bagi warga Kanada yang sudah menerima dosis pertama AstraZeneca, mereka akan menerima jadwal vaksinasi kedua.

    Sejauh ini lebih dari 55 persen warga Kanada telah menerima setidaknya satu dosis vaksin Covid-19, dan 5 persen lainnya sudah dua kali divaksinasi.

    Selain AstraZeneca, Kanada telah menyetujui penggunaan vaksin Pfizer, Moderna dan Johnson & Johnson.

    Baca:  Studi: Vaksin Pfizer dan AstraZeneca Efektif Atasi Varian India

    Vaksin Slank untuk Indonesia

    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.

     

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id