Virus Korona

    New York Catat Korban Meninggal Tertinggi dalam Satu Hari

    Fajar Nugraha - 10 April 2020 10:12 WIB
    New York Catat Korban Meninggal Tertinggi dalam Satu Hari
    Petugas medis di New York, Amerika Serikat membawa pasien covid-19. Foto: AFP
    New York: Episentrum virus korona covid-19 Amerika Serikat (AS) berada di New York. Kota besar ini mencatat jumlah korban meninggal tertinggi dalam satu hari pada Kamis 9 April 2020.

    New York mencatat jumlah korban meninggal akibat covid-19 pada Kamis 9 April mencapai 799. Tetapi Gubernur Andrew Cuomo mengatakan tingkat rawat inap terus turun.

    “Sebanyak 799 orang tewas dalam 24 jam terakhir, melebihi ketinggian 779 sebelumnya yang diumumkan pada Rabu.  Tetapi kurva infeksi positif mendatar karena tindakan pengurungan sosial,” ujar Gubernur Cuomo, seperti dikutip AFP, Jumat, 10 April 2020.

    “Tingkat rawat inap kami saat ini hanya sekitar 200. Anda lihat ini adalah jumlah terendah yang kami miliki sejak mimpi buruk dimulai," kata Cuomo kepada wartawan, seraya menambahkan bahwa perawatan intensif juga masih terendah.

    New York menanggung beban pandemi virus korona mematikan di Amerika Serikat, yang menyumbang sekitar setengah dari jumlah kematian di seluruh negeri.

    Pada Senin, Cuomo memperpanjang penutupan sekolah-sekolah dan bisnis-bisnis yang tidak penting di seluruh negara sampai 29 April untuk membantu menghentikan laju infeksi yang meningkat lagi.

    "Kami meratakan kurva dengan apa yang kami lakukan. Kita harus menjaga kurva tetap rata,” tegas Cuomo.

    Cuomo memperingatkan bahwa mungkin ada gelombang infeksi kedua dan mengatakan masih terlalu dini untuk mengatakan kapan kota itu akan dibuka kembali.

    "Aku tidak akan mengatakan kepada siapa pun 'di sinilah aku pikir kita akan berada dalam tiga minggu atau empat minggu atau lima minggu.’ Saya tidak tahu, " ucap Cuomo, ketika melaporkan kabar baik tentang kapasitas rumah sakit negara.

    Rumah sakit lapangan sementara didirikan di pusat konvensi, di Central Park, di kapal militer dan di rumah tenis AS Terbuka, untuk menangani masuknya pasien.

    Cuomo mengatakan negara bagian New York sekarang memiliki 90.000 tempat tidur rumah sakit, naik dari 53.000, dan hanya 18.000 penduduk saat ini dirawat di rumah sakit.

    Pada hari Kamis, seorang juru bicara untuk Katedral St. John the Divine di Manhattan, katedral Gotik terbesar di dunia, mengatakan kepada AFP bahwa itu tidak akan lagi diubah menjadi rumah sakit sementara.

    Covid-19 telah menewaskan lebih dari 16.672 orang di Amerika Serikat, dan jumlah kasus yang dikonfirmasi telah berkembang menjadi lebih dari 645.750, menurut penghitungan oleh Universitas Johns Hopkins.




    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id