Brasil Siap Bekerja Sama dengan Joe Biden

    Willy Haryono - 29 Juli 2020 09:13 WIB
    Brasil Siap Bekerja Sama dengan Joe Biden
    Menlu Brasil Ernesto Araujo. (Foto: Mandel Ngan/AFP/Getty)
    Brasilia: Brasil telah menjalin hubungan dekat dengan pemerintahan Amerika Serikat di bawah Presiden Donald Trump, dan juga akan melakukan hal yang sama dengan Joe Biden jika kandidat calon presiden dari Partai Demokrat itu menang dalam pemilihan umum tahun ini. Demikian disampaikan Ernesto Araujo, Menteri Luar Negeri Brasil dalam sebuah wawancara.

    Araujo, yang mengimplementasikan kebijakan pro-AS sejak Presiden Jair Bolsonaro berkuasa pada 2019, mengatakan bahwa Brasil sudah mengantisipasi kemungkinan kekalahan Trump dalam pilpres AS 2020.

    "Saya yakin kami akan menjaga agenda yang sangat positif dengan pemerintahan Demokrat," kata Araujo, dilansir dari laman Buenos Aires Times, Selasa 28 Juli 2020.

    "Meski Presiden Bolsonaro dan Trump menjalin hubungan yang sangat dekat, kemajuan kerja sama terjadi antara Brasil dan AS, bukan antar kedua presidennya," sambung dia.

    Baca: Biden Pilih Kandidat Cawapres Pekan Depan

    Ia optimistis kerja sama di berbagai area, termasuk bisnis, pertahanan, dan keamanan, akan berlanjut di bawah pemerintahan Biden. Araujo menyebut banyak kesempatan masih terbuka lebar dalam hubungan Brasil dan AS karena kedua negara memiliki kesamaan nilai, seperti demokrasi dan kebebasan.

    Trump dan Bolsonaro beberapa kali saling memuji. Keduanya terpilih dengan fokus menggalang dukungan dari sentimen nasional di masing-masing negara.

    Bolsonaro beberapa kali dijuluki sebagai "Trump-nya Brasil," dan selama ini ia menerima perbandingan tersebut.

    Namun kebijakan luar negeri Bolsonaro telah dikecam sejumlah mantan diplomat dan pakar kebijakan asing karena ia mengakhiri tradisi Brasil sebagai negara pendukung multilateralisme.

    Sejauh ini, hubungan dekat Bolsonaro dengan Trump telah mendatangkan sejumlah keuntungan bagi Brasil. Trump telah mencabut larangan impor daging sapi segar dari Brasil, yang pernah diterapkan sejak 2017. Ia juga mendukung upaya Bolsonaro untuk bergabung ke dalam Organisasi Kerja Sama dan Pertumbuhan Ekonomi (OECD), dan tidak menerapkan tarif pada produk besi Brasil.

    Kedua negara juga telah menandatangani perjanjian di bidang pertahanan dan eksplorasi luar angkasa. Diskusi mengenai perjanjian dagang bilateral juga tengah berlangsung antara AS dan Brasil.

    Hubungan kedua negara membaik, sebut Araujo, karena Bolsonaro telah menghilangkan "rasa dengki" yang ditunjukkan pemerintahan sebelumnya di Brasil kepada AS.



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id