AS Catat 100 Ribu Kasus Harian Covid-19 Jelang Pilpres

    Willy Haryono - 31 Oktober 2020 18:03 WIB
    AS Catat 100 Ribu Kasus Harian Covid-19 Jelang Pilpres
    Tenaga medis beraktivitas di salah satu rumah sakit di New York, AS. (Foto: AFP)
    Washington: Amerika Serikat mencatat rekor global dengan jumlah kasus harian virus korona (covid-19) di atas 100 ribu pada Jumat, 30 Oktober. Angka tinggi ini tercatat hanya beberapa hari menjelang pemilihan umum presiden AS pada 3 November mendatang.

    Lonjakan kasus harian covid-19 di AS membuat negara tersebut mencatat total infeksi sembilan juta, yang merupakan tertinggi di dunia. Sebagai perbandingan, total kasus gabungan covid-19 di benua Eropa mencapai 10 juta.

    Banyak negara di Eropa menerapkan atau setidaknya mempertimbangkan berbagai pembatasan, termasuk penguncian (lockdown), untuk meredam covid-19. Namun Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa negaranya tidak akan menerapkan lockdown ketat jika ia melanjutkan kepemimpinan ke periode kedua.

    Selama ini, Trump cenderung menentang kebijakan lockdown demi membuka kembali perekonomian yang hancur dihantam covid-19. Bertolak belakang dengan Trump, Joe Biden dari Partai Demokrat justru ingin menekan angka kasus dan kematian akibat covid-19 di AS dengan berbagai pembatasan.

    Berdasarkan data Johns Hopkins University (JHU), total kasus covid-19 di AS pada Sabtu ini mencapai 9.047.427 dengan 229.708 kematian. Pada Jumat, AS mencatat lebih dari 1.000 kematian akibat covid-19.

    Rumah sakit di seantero AS kini bersiap menghadapi gelombang pasien covid-19 yang diprediksi meningkt pada musim dingin. Namun menurut Trump, covid-19 akan segera berakhir.

    "Kita semua hanya ingin situasi normal," kata Trump kepada para pendukungnya, yang sebagian besar tidak memakai masker, dalam acara kampanye di dekat Detroit.

    Dalam acara kampanye sebelumnya, Trump mengklaim bahwa angka kematian akibat covid-19 di AS sudah "jauh menurun." Mengenai kasus harian, ia mengatakan bahwa jumlahnya memang besar karena kapasitas tes covid-19 di AS juga tinggi.

    Di tempat terpisah, anak Trump -- Donald Trump Jr -- mengatakan bahwa kematian pasien covid-19 di AS "sudah hampir tidak ada lagi."

    "Saya telah memeriksa data CDC, karena saya terus mendengar mengenai infeksi baru (covid-19). Tapi mengapa mereka tidak membicarakan mengenai kematian (akibat covid-19)?" tanya Donald Trump Jr kepada Laura Ingraham dari Fox News.
     
    "Itu karena angkanya sudah hampir tidak ada, karena kami sudah berhasil mengendalikan virus ini. Kami memahami virus ini, kami juga memiliki metode-metode terapi. Jika Anda melihat hal ini, lihat saja di Instagram saya, (angka kematian akibat covid-19) sudah hampir tidak ada," sambungnya.

    Baca:  Anak Trump Klaim Hampir Tak Ada Lagi Kematian Covid-19 di AS

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id