Mantan Atlet NFL Bunuh Lima Orang, Termasuk Dua Anak-anak

    Fajar Nugraha - 09 April 2021 10:58 WIB
    Mantan Atlet NFL Bunuh Lima Orang, Termasuk Dua Anak-anak
    Warga meletakan bunga di lokasi kejadian penembakan yang dilakukan mantan atlet NFL. Foto: AFP



    South Carolina: Kantor Sheriff York County, South Carolina, Amerika Serikat (AS) mengumumkan pada Rabu bahwa tiga orang dewasa dan dua anak tewas dalam penembakan di rumah di Rock Hill. Tersangka diidentifikasi sebagai Phillip Adams, mantan pemain National Football League (NFL) yang menderita banyak cedera, termasuk gegar otak, selama karir singkatnya.

    Kantor Sheriff York County memberikan informasi terbaru tentang penyelidikan mereka terhadap penembakan massal Rabu yang menewaskan seorang dokter, istrinya, dua cucu mereka dan teknisi pemanas, ventilasi, dan pendingin udara (HVAC).






    Sheriff Kevin Tolson merinci bahwa pihak berwenang memperoleh surat perintah penggeledahan untuk rumah Alonzo Adams, ayah Phillip Adams, setelah "bukti dari tempat kejadian" di Rock Hill mengaitkan pemain NFL dengan kejahatan tersebut.

    “Petugas kemudian dikirim ke rumah, yang terletak tak jauh dari tempat kejadian,” menurut Tolson, seperti dikutip Sputnik, Jumat 9 April 2021.

    Sheriff mengklaim pihak berwenang yang menanggapi mengeluarkan orang lain dari rumah dan berusaha untuk berbicara dengan pria berusia 33 tahun itu melalui pengeras suara. Namun, saat petugas memasuki ruangan, mereka menemukan Adams tewas, dengan satu luka tembak di kepala.

    "Kami tidak mendengar suara tembakan," kata Tolson.

    Sheriff juga menegaskan tidak ada indikasi bahwa ada hubungan dokter-pasien antara keduanya, meskipun laporan sebelumnya menyatakan sebaliknya.

    "Tidak ada hal tentang ini sekarang yang masuk akal bagi kita semua," Tolson menyimpulkan.

    Para korban pembunuhan telah diidentifikasi sebagai: Dr. Robert Leslie, 70 tahun; Barbara Leslie yang berusia 69 tahun; Adah Lesslie yang berusia 9 tahun; Noah Lesslie yang berusia 5 tahun dan James Lewis yang berusia 39 tahun.

    Teknisi HVAC lainnya ditembak dan dibawa ke rumah sakit pada Rabu dan, hingga Kamis sore, masih dalam kondisi kritis.

    Baik pistol kaliber 45 dan pistol 9mm digunakan dalam insiden mematikan tersebut. Saat ini tidak ada indikasi senjata tersebut diperoleh secara ilegal, menurut Kantor Sheriff York.

    Alonzo Adams, mengatakan kepada Charlotte outlet WCNC-TV bahwa dia yakin cedera terkait NFL putranya mungkin telah berperan dalam perilakunya yang berubah.

    "Saya bisa bilang dia anak yang baik - dia anak yang baik, dan menurut saya football membuatnya kacau. Dia tidak banyak bicara dan dia tidak mengganggu siapa pun,” ujar Alonzo Adams.

    Saat ini tidak jelas apakah Adams, yang menderita beberapa gegar otak selama karir NFL-nya, menderita ensefalopati traumatis kronis, atau CTE, karena degenerasi otak hanya dapat diidentifikasi setelah seseorang meninggal.

    Selama konferensi pers, Sheriff Kevin Tolson menggambarkan Dr. Lesslie sebagai ‘pilar komunitas’ dan seseorang yang sangat terkenal di daerah tersebut.

    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id