Populer Internasional: Uni Eropa Kritik Inggris Terkait Vaksin hingga Kemanjuran 100 Persen Moderna

    Fajar Nugraha - 03 Desember 2020 07:40 WIB
    Populer Internasional: Uni Eropa Kritik Inggris Terkait Vaksin hingga Kemanjuran 100 Persen Moderna
    Inggris setujui penggunaan darurat vaksin covid-19 dari Pfizer. Foto: AFP
    London: Uni Eropa memperingatkan risiko dari persetujuan vaksin virus korona (covid-19) buatan Pfizer-BioNTech oleh Inggris. Menurut mereka, keputusan tersebut terlalu terburu-buru.

    Kritikan ini menjadi berita terpopuler Internasional Medcom.id, selama 2 Desember 2020.

    Jepang yang akan menyuntik vaksin terhadap 126 juta warganya, juga menjadi berita terpopuler.

    Diikuti Moderna mengumumkan hasil akhir penelitian atas vaksin covid-19 yang mereka kembangkan. Hasil baru menunjukkan vaksin itu 100 persen manjur melawan kasus covid-19 yang parah. Berikut berita terpopuler Internasional Medcom.id:

    1.Uni Eropa Kritik Keputusan Inggris Setujui Vaksin Covid-19 Buatan Pfizer
    Badan pengawas obat dan pembuat undang-undang Uni Eropa memperingatkan risiko dari persetujuan vaksin virus korona (covid-19) buatan Pfizer-BioNTech oleh Inggris. Menurut mereka, keputusan tersebut terlalu terburu-buru.

    Inggris adalah negara Barat pertama yang menyetujui vaksin covid-19. Langkah ini dinilai sebagai kudeta politik untuk pemerintahan Perdana Menteri Boris Johnson.

    "Keputusan dibuat dalam keadaan darurat dengan proses persetujuan yang sangat cepat," kata Agensi Medis Eropa (EMA) yang bertanggung jawab menyetujui vaksin covid-19 untuk Uni Eropa.
     
    Seperti apa kritikan yang dilayangkan kepada Inggris? Selanjutnya di sini.

    2.126 Juta Warga Jepang Akan Disuntik Vaksin Covid-19 Gratis
    Jepang akan memberikan vaksin virus korona (covid-19) gratis kepada semua penduduknya berdasarkan Undang-Undang yang disahkan pada Rabu, 2 Desember 2020. Pemerintah akan menanggung semua biaya vaksin untuk 126 juta penduduk Jepang.
     
    "UU sudah disetujui oleh majelis tinggi parlemen setelah sebelumnya mendapat persetujuan dari majelis rendah," kata seorang pejabat Jepang, dilansir dari AFP.



    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id