Inggris dan Pakistan Larang Perjalanan dari India

    Willy Haryono - 20 April 2021 07:35 WIB
    Inggris dan Pakistan Larang Perjalanan dari India
    Seorang pria berjalan di area kedatangan internasional di Bandara Heathrow di London, Inggris. (AFP)



    London: Menteri Kesehatan Inggris Matt Hancok menambahkan India ke dalam "daftar merah," melarang semua kedatangan dari negara tersebut kecuali untuk warga Inggris atau Irlandia. Larangan ini diterapkan Inggris usai India mencatat lonjakan jumlah kasus Covid-19 hingga tiga kali lipat.

    Larangan juga diterapkan beberapa jam usai Perdana Menteri Inggris Boris Johnson membatalkan kunjungan ke New Delhi.






    Hancock mengatakan larangan perjalanan dari India ini mulai berlaku pada Jumat mendatang pukul 03.00 GMT. Warga Inggris dan Irlandia yang datang dari India mendapat pengecualian, namun mereka harus membayar sendiri biaya penginapan di hotel karantina yang sudah disediakan pemerintah.

    "Kami telah membuat keputusan sulit namun vital dalam menambahkan India ke dalam daftar merah," kata Hancock kepada parlemen, dilansir dari laman Hindustan Times Senin, 19 April 2021.

    Keputusan larangan ini, ucap Hancock, diambil usai lonjakan kasus dan kemunculan varian baru Covid-19 di India. Keseriusan situasi di negara tersebut juga terlihat dari diterapkannya lockdown selama satu pekan di New Delhi.

    Baca:  Kasus Terus Bertambah, New Delhi Lockdown Selama Sepekan

    Sementara itu, Pakistan juga memberlakukan larangan yang sama terhadap India pada Senin kemarin. Larangan perjalanan dari India ini diberlakukan Pakistan untuk dua pekan ke depan.

    Seperti Inggris, Pakistan juga merasa khawatir atas lonjakan kasus dan kemunculan varian baru Covid-19 di negara tetangganya. Keputusan melarang kedatangan dari India diambil usai pertemuan di Pusat Operasi dan Komando Nasional (NCOC), lembaga negara yang menangani strategi penanganan Covid-19.

    "Forum memutuskan untuk menempatkan India ke negara Kategori C selama dua pekan. Akan ada larangan masuk bagi semua orang dari India, baik perjalanan udara maupun darat," tutur NCOC.

    Infeksi harian Covid-19 melonjak tajam, dan bahkan pernah mencapai 273 ribu dalam kurun waktu 24 jam. Sejauh ini India mencatat lebih dari 15 juta kasus Covid-19 dengan 178.769.

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id