comscore

Peru Berantas Perdagangan Hewan Ilegal

MetroTV - 19 Maret 2022 17:40 WIB
Peru Berantas Perdagangan Hewan Ilegal
Peru berantas perdagangan hewan ilegal. Foto: Dok/Metro TV
Peru: Negara Peru memiliki lebih dari 300 spesies yang dianggap beresiko diperdagangkan. Organisasi Konservasi Internasional mendorong Undang-Undang untuk kejahatan perdagangan hewan agar dianggap sebagai kejahatan terorganisir.

Peru adalah salah satu negara dengan keanekaragaman hayati terbesar di dunia. Tetapi disaat yang bersamaan negara ini memiliki masalah terkait dengan perdagangan hewan ilegal. Pihak berwenang memperkirakan lebih dari 80 ribu hewan telah diseludupkan dari negara tersebut dalam 2 dekade terakhir.
Kebun binatang Huachipa pun merawat hewan yang terluka yang ditemukan pihak berwenang dan merawatnya dalam konservasi.

"Di kebun binatang kami telah merawat monyet, kura-kura, dan burung beo yang diperdagangkan," kata Ahli Biologi Depdik Bonbin Huachipa, Celia Diaz, dalam tayangan Metro Siang di Metro TV, Sabtu, 19 Maret 2022.

Spesies katak, burung, kura-kura, dan monyet termasuk di antara yang disita oleh pihak berwenang di bandara dan di pasar.

Selain itu, Celia mengatakan, kebun binatang memiliki kecakapan dan fasilitas untuk merawat spesies yang terancam punah dan memasukannya ke dalam program reproduksi. (Paulina Wijaya)

(MBM)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id