comscore

Rusia Ancaman Besar NATO, AS Janji Perkuat Pertahanan Eropa

Marcheilla Ariesta - 30 Juni 2022 08:14 WIB
Rusia Ancaman Besar NATO, AS Janji Perkuat Pertahanan Eropa
Para pemimpin negara aliansi NATO anggap Rusia ancaman besar./AFP
Madrid: Amerika Serikat (AS) berjanji untuk memperkuat pertahanan Eropa setelah invasi Rusia ke Ukraina. NATO menyatakan, Moskow sebagai ancaman terbesar Barat.

Kelompok pakta pertahanan ini mendorong Presiden Rusia Vladimir Putin untuk menyerang yang ia sebut 'ambisi kekaisaran' aliansi itu.
Dalam pertemuan di Madrid, Spanyol, para pemimpin NATO mengatakan Rusia adalah ancaman paling signifikan dan langsung terhadap keamanan sekutu dan perdamaian dan stabilitas di kawasan Euro-Atlantik.

Ini terjadi ketika NATO menyambut Swedia dan Finlandia sebagai undangan untuk bergabung dengan aliansi tersebut. Presiden AS Joe Biden mengumumkan, pengerahan baru pasukan, kapal, dan pesawat AS.

Biden membual bahwa langkah AS persis seperti yang 'tidak diinginkan' Putin dan Moskow. Ia mengatakan, Negeri Beruang Merah itu menghadapi perlawanan sengit dari pasukan Ukraina yang dilengkapi dengan senjata Barat.

Putin menuduh aliansi berusaha untuk menegaskan 'supremasi' di Ukraina dan mengatakan, Kiev dan rakyatnya adalah 'sarana' bagi NATO untuk mempertahankan kepentingan mereka sendiri.

Baca juga: Sekjen NATO Anggap Rusia Timbulkan ‘Ancaman Langsung' bagi Keamanan

"Para pemimpin negara-negara NATO ingin menegaskan supremasi mereka, ambisi kekaisaran mereka," kata Putin, dikutip dari AFP, Kamis, 30 Juni 2022.

Para pemimpin NATO telah menyalurkan miliaran dolar senjata ke Ukraina dan menghadapi seruan baru dari Presiden Volodymyr Zelensky untuk memberikan artileri jarak jauh yang lebih banyak.

"Ukraina dapat mengandalkan kami selama diperlukan," kata kepala NATO Jens Stoltenberg

Ia mengumumkan, tinjauan strategis NATO yang baru berfokus pada ancaman Moskow.

Dokumen tersebut, yang diperbarui untuk pertama kalinya sejak 2010, memperingatkan bahwa aliansi itu tidak dapat mengabaikan kemungkinan serangan terhadap anggotanya.

"Hari ini di Madrid, NATO membuktikan itu bisa mengambil keputusan yang sulit tetapi penting. Kami menyambut pandangan yang jelas tentang Rusia, serta aksesi untuk Finlandia dan Swedia," kata Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba.

Swedia dan Finlandia, meninggalkan prinsip beberapa dekade non-blok militer dalam menanggapi invasi untuk mencari keanggotaan NATO, secara resmi diundang kemarin.

Putin mengatakan, tidak masalah jika hal tersebut terjadi. "Kami tidak memiliki masalah dengan Swedia dan Finlandia seperti yang kami lakukan dengan Ukraina. Mereka dapat bergabung dengan apa pun yang mereka inginkan," tegasnya di Ashgabat, Turkmenistan.

(FJR)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id