comscore

Zelensky Tegaskan Negara NATO Bisa Menjadi Sasaran Rudal Rusia

Willy Haryono - 14 Maret 2022 11:10 WIB
Zelensky Tegaskan Negara NATO Bisa Menjadi Sasaran Rudal Rusia
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dalam sebuah konferensi pers di Kiev, 3 Maret 2022. (Sergei SUPINSKY / AFP)
Kiev: Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memperingatkan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) bahwa negara-negara anggotanya berpotensi menjadi sasaran serangan pasukan Rusia. Pernyataan disampaikan usai sejumlah rudal Rusia mengenai sebuah pangkalan militer Ukraina di dekat perbatasan Polandia pada akhir pekan kemarin.

Meski wilayah Ukraina barat tidak terlalu terkena dampak buruk invasi Rusia, namun serangan udara Moskow ke pangkalan militer Pusat Penjaga Perdamaian dan Keamanan Internasional (ICPS) di Yavoriv telah membawa peperangan ke area perbatasan dekat negara NATO.
Serangan tersebut telah menewaskan 35 orang dan melukai 134 lainnya. Serangan terjadi begitu dekat dengan perbatasan Polandia, negara anggota Uni Eropa dan juga NATO.

"Jika Anda (NATO) tidak menutup langit kami, maka hanya tinggal menunggu waktu sebelum rudal Rusia jatuh di wilayah Anda, di wilayah NATO, di rumah masyarakat NATO," kata Zelensky dalam sebuah pesan video pada Senin dini hari, 14 Maret 2022.

Baca:  Korban Tewas Serangan Rusia di Pangkalan Militer Ukraina Jadi 35 Orang

Dikutip dari TOI, pernyataan Zelensky merujuk pada permintaannya kepada NATO untuk menetapkan zona dilarang terbang (no-fly zone) di langit Ukraina. Status zona tersebut dinilai mampu melindungi langit Ukraina dari ancaman udara Rusia.

Namun sejauh ini, NATO belum bersedia memenuhi permintaan Ukraina.

Amerika Serikat dan para sekutunya di UE serta NATO telah mengirim bantuan dana dan peralatan militer kepada Ukraina. Negara-negara Barat juga beramai-ramai menjatuhkan sanksi kepada Rusia.

"Tahun lalym saya memperingatkan para pemimpin NATO bahwa jika tidak ada sanksi preventif terhadap Federasi Rusia, maka perang akan terjadi," sebut Zelensky. "Ternyata kami benar," sambungnya.

Sementara itu di Ukraina timur, pertempuran di wilayah pinggiran Kiev telah menewaskan seorang jurnalis asal Amerika Serikat. Brent Renaud menjadi jurnalis asing pertama yang tewas di tanah Ukraina sejak Rusia melakukan operasi militer khusus di negara tersebut pada 24 Februari.

(WIL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id