Polisi Ralat Senjata Pembunuhan di Norwegia Bukan Anak Panah

    Marcheilla Ariesta - 19 Oktober 2021 07:40 WIB
    Polisi Ralat Senjata Pembunuhan di Norwegia Bukan Anak Panah
    Lokasi pembunuhan di Kongsberg, Norwegia/AFP



    Kongsberg: Polisi Norwegia meralat korban tewas di Kongsberg ternyata ditusuk, bukan ditembak anak panah seperti yang diduga semula. Korban terdiri dari empat perempuan dan satu pria, berusia antara 52 hingga 78 tahun.

    Sebanyak tiga orang juga terluka, termasuk petugas polisi yang sedang tidak bertugas. Korban luka ditembak dengan busur dan anak panah. Namun, sepertinya penyerang membuang senjata ini.

     



    "Lima orang tewas dengan ditikam senjata," kata Inspektur Polisi Per Thomas Omholt, dilansir dari Malay Mail, Selasa, 19 Oktober 2021.

    Ia menolak mengatakan mengungkapkan senjata yang digunakan.

    Baca juga: Pelaku Pembunuhan Norwegia Diperiksa Kesehatan Mentalnya

    "Beberapa korban dibunuh dalam rumah mereka sendiri, sementara yang lain di depan umum," lanjut Omholt.

    Rabu lalu, polisi mengatakan, seorang pria bersenjatakan busur dan anak panah telah melakukan pembunuhan. Mereka kemudian menambahkan, kemungkinan ada senjata lain yang digunakan pelaku.

    Namun, Omholt tidak mengatakan alasan hingga membutuhkan enam hari untuk mengklarifikasi senjata yang digunakan pelaku.

    Saksi mata mengatakan, mereka melarikan diri saat serangan itu terjadi. Satu-satunya tersangka dalam kasus itu, adalah Espen Andersen Braathen (37). Penyelidik menyakini pelaku menderita gangguan kejiwaan dan saat ini ditahan di fasilitas psikolog yang terkunci.

    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id