Bertambah Lagi, Korban Tewas Banjir Bandang Turki Jadi 44 Orang

    Willy Haryono - 14 Agustus 2021 18:17 WIB
    Bertambah Lagi, Korban Tewas Banjir Bandang Turki Jadi 44 Orang
    Salah satu sudut lokasi banjir bandang di Kastamonu, Turki, 11 Agustus 2021. (Demiroren News Agency (DHA) / AFP)



    Ankara: Jumlah korban tewas banjir bandang dan tanah longsor di wilayah pesisir Laut Hitam di Turki bertambah menjadi 44 orang per hari Sabtu ini, 14 Agustus 2021. Hujan deras di pesisir Turki sejak Rabu kemarin telah memicu banjir bandang di provinsi Bartin, Kastamonu, dan Sinop.

    Kuatnya terjangan banjir bandang telah merusak sejumlah rumah, merobohkan lima jembatan, menyapu kendaraan bermotor, dan membuat banyak ruas jalan tidak dapat dilewati.

     



    Agensi penanggulangan bencana Turki, AFAD, mencatat adanya 36 korban tewas di Kastamonu, tujuh di Sinop, dan satu di Bartin.

    "Sembilan orang masih dirawat di rumah sakit di wilayah Sinop," ucap AFAD, dikutip dari laman Washington Post.

    Sejumlah warga di Kastamonu melaporkan via media sosial bahwa ada ratusan orang yang hilang dalam musibah banjir. Pernyataan serupa juga disampaikan oleh seorang anggota parlemen kubu oposisi.

    Tim penyelamat dan anjing pelacak terus melanjutkan upaya mencari korban hilang di tiga provinsi. AFAD mengaku telah mengerahkan 5.188 personel, 27 anjing pelacak, 19 helikopter, dan dua pesawat ke lokasi-lokasi terdampak bencana alam.

    "Sekitar 2.250 orang telah dievakuasi dari area terdampak sebelum, selama, dan sesudah banjir," sebut AFAD. Beberapa dari korban terdampak dievakuasi dengan menggunakan helikopter.

    Sementara itu, sejumlah ilmuwan global sepakat bahwa perubahan iklim berpengaruh terhadap kondisi cuaca ekstrem yang memicu bencana alam di banyak negara. Bencana alam seperti banjir dan longsor diprediksi akan terus terjadi seiring menghangatnya temperatur Bumi.

    Sejumlah pakar di Turki berpendapat bahwa aktivitas masyarakat di area sungai dan proyek konstruksi yang tidak mematuhi aturan turut berperan dalam memicu terjadinya banjir bandang dan tanah longsor.

    Baca:  Erdogan Kunjungi Lokasi Banjir Turki

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id