Bantuan Alkes Indonesia untuk Penanganan Covid-19 Tiba di Myanmar

    Willy Haryono - 29 September 2021 12:55 WIB
    Bantuan Alkes Indonesia untuk Penanganan Covid-19 Tiba di Myanmar
    Tenaga kesehatan menanti giliran dalam program vaksinasi Covid-19 di Naypyidaw, Myanmar, 27 Januari 2021. (THET AUNG / AFP)



    New York: Indonesia menaruh perhatian khusus kepada Myanmar, salah satu negara tetangga di Asia Tenggara. Perhatian terus diberikan, baik sebelum maupun setelah terjadinya kudeta militer pada 1 Februari lalu.

    Situasi kemanusiaan di Myanmar terus merosot setelah terjadinya kudeta, dan diperparah pandemi Covid-19 yang muncul sejak 2020.

     



    "Bantuan kemanusiaan Indonesia untuk rakyat Myanmar, satu pesawat berisi peralatan kesehatan untuk penanganan Covid-19, telah tiba di Yangon pada 26 September 2021," kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam keterangan pers secara virtual dari New York, Amerika Serikat, Rabu, 29 September 2021.

    "Ini merupakan bagian dari bantuan ASEAN yang dikelola oleh AHA Centre," sambungnya.

    Menlu Retno mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan bukti konkret kepedulian Indonesia terhadap Myanmar. Selain bantuan, Indonesia telah berkontribusi menyelesaikan masalah di negara tersebut dengan menjadi tuan rumah pertemuan ASEAN seputar isu Myanmar pada April lalu.

    Pertemuan ASEAN Leaders' Meeting (ALM) tersebut telah menghasilkan lima poin konsensus terkait isu Myanmar, termasuk pengiriman utusan khusus ke negara tersebut. Namun sayangnya hingga saat ini, utusan tersebut belum mendapat akses penuh untuk berdialog dengan kubu-kubu bertikai di Myanmar.

    Masih soal Myanmar, Menlu Retno juga mendiskusikan nasib pengungsi etnis Rohingya dengan Menlu Bangladesh. Sejak beberapa tahun terakhir, banyak masyarakat Rohingya yang melarikan diri dari persekusi militer di Myanmar ke negara tetangganya, Bangladesh.

    "Secara khusus kita membahas bagaimana membantu pengungsi Rahingya dalam menghadapi pandemi, khususnya mempercepat vaksinasi," tutur Menlu Retno.

    Indonesia bersama dengan Bangladesh merupakan sponsor dalam acara sampingan mengenai isu Rohingya di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB pekan kemarin. Diskusi dengan Menlu Bangladesh merupakan pertemuan terakhir Menlu Retno di rangkaian Sidang Majelis Umum PBB 2021.

    "Saya sampaikan kembali komitmen Indonesia di dalam pertemuan dengan Menlu Bangladesh, untuk terus berusaha membantu menangani isu Rohingya, antara lain dalam mempersiapkan repatriasi yang sukarela, aman, dan bermartabat, yang memang tertunda karena Covid-19," pungkasnya.

    Baca:  RI Serukan Pemberian Bantuan Covid-19 untuk Etnis Rohingya di Bangladesh

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id