Pelaku Serangan Nice Tidak Masuk Daftar Badan Intelijen Prancis

    Marcheilla Ariesta - 30 Oktober 2020 18:48 WIB
    Pelaku Serangan Nice Tidak Masuk Daftar Badan Intelijen Prancis
    Polisi Prancis berjaga di depan gereja tempat Brahim Aouissaoui melakukan penyerangan. Foto: AFP.
    Paris: Jaksa anti-terorisme Prancis, Jean-Francois Ricard mengatakan pelaku penyerangan di Nice tidak masuk dalam radar badan intelijen mereka. Pria 21 tahun asal Tunisia itu baru masuk ke Prancis awal Oktober 2020.

    "Ia tidak ada dalam daftar orang dengan potensi ancaman," kata Ricard, dilansir dari AFP, Jumat, 30 Oktober 2020.

    Pelaku penyerangan di sebuah gereja di Kota Nice, Prancis, diidentifikasi sebagai Brahim Aouissaoui. 

    Aouissaoui tiba di Prancis pada Oktober lalu dari pulau Italia, Lampedusa. Petugas berwenang menempatkan dia di pusat karantina kala itu sebelum melepaskannya.

    Otoritas Prancis mengatakan Aouissaoui tidak memiliki dokumen identitas ketika polisi menembak dan melukainya setelah serangan itu. Namun, ia membawa dokumen yang menyebutkan namanya dari Palang Merah Italia.

    Wali Kota Nice, Christian Estrosi, lewat akun Twitter mengatakan bahwa insiden di sekitar Gereja Notre Dame Basilica, Nice, merupakan serangan teror.

    "Saya dapat mengonfirmasi semuanya. Biarkan kami berpikir ini adalah serangan teror di Notre-Dame Basilica," ujarnya.

    Presiden Prancis, Emmanuel Macron mengutuk tindakan teror yang ia sebut sebagai bentuk kegilaan itu. Macron lalu menyatakan Prancis akan selalu melawan paham ekstremisme dan terorisme. Dia juga menyatakan Prancis tetap akan mempertahankan nilai-nilai sekularisme.

    Sejak rentetan kejadian ini, pemerintah Prancis meningkatkan level keamanan. Sebanyak 7 ribu personel tentara dikerahkan untuk menjaga gereja di Prancis.

    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id