comscore

12 Korban Belum Ditemukan, Pencarian Kapal Nelayan Spanyol Dihentikan

Medcom - 17 Februari 2022 12:42 WIB
12 Korban Belum Ditemukan, Pencarian Kapal Nelayan Spanyol Dihentikan
Ilustrasi oleh Medcom.id.
Halifax: Tim penyelamat di Kanada pada Rabu, 16 Februari 2022 menghentikan pencarian korban kapal nelayan Spanyol yang tenggelam karena cuaca buruk. Hanya tiga dari 24 awak kapal ditemukan hidup.

Tim penyelamat sebelumnya masih mencari 12 korban kecelakaan tersebut. Sembilan dipastikan meninggal dunia, dan 3 lainnya berhasil diselamatkan dari Samudera Atlantik. 
“Pencarian 12 nelayan kapal penangkap ikan (FV) Villa de Pitanxo telah dihentikan,” kata Brian Owens dari Pusat Koordinasi Penyelamatan Gabungan (JRCC) di Halifax, Kanada, dilansir dari AFP, Kamis, 17 Februari 2022.

Upaya pencarian korban telah memakan waktu 36 jam dan mencakup area seluas 3.080 kilometer persegi. 

Baca: 10 Tewas dan 11 Hilang saat Kapal Pukat Spanyol Tenggelam di Laut Lepas.

Sebanyak delapan kapal turut serta dalam pencarian tersebut, di antaranya kapal nelayan Spanyol dan Portugis setelah Villa de Pitanxo mengirimkan sinyal darurat pada Selasa, 15 Februari 2022 pukul 04.24. Sebuah pesawat dan helikopter juga dikerahkan dalam misi pencarian.

Menteri Pertanian dan Perikanan Spanyol Luis Planas menyebut kecelakaan tersebut sebagai “tragedi terburuk kami di sektor perikanan selama 38 tahun”. Spanyol terakhir kali mengalami kecelakaan sektor perikanan tahun 1984 ketika Kapal Islamar III tenggelam di Kepulauan Canary, dengan 26 korban jiwa.

"Kita berbicara tentang upaya penyelamatan dalam kondisi laut yang sangat sulit, dan dengan suhu air sedemikian rupa yang berarti ketika seseorang jatuh ke dalamnya, mereka tidak akan bertahan lama," ujar Presiden Wilayah Galicia, Alberto Nunez Feijoo.

Galicia merupakan daerah asal kapal Villa de Pitanxo, kapal tenggelam yang memiliki panjang 50 meter tersebut.

Tidak dapat dipastikan penyebab spesifik tenggelamnya kapal tersebut, namun kepala Koperasi Pemilik Kapal di Kota Vigo mengatakan kapal itu kemungkinan dihantam ombak.

Dugaan itu diperkuat oleh “ombak 10 meter” dan angin kuat yang dihadapi tim penyelamat dalam proses pencarian.

Sebanyak tiga korban selamat ditemukan di sekoci darurat oleh kapal nelayan Spanyol dalam keadaan mengalami hipotermia. Mereka ditemukan lima jam setelah Villa de Pitanxo mengirimkan sinyal darurat. Di antara korban selamat, terdapat kapten kapal, Juan Padin Costa dan keponakannya Eduardo Rial Padin. 

"Saya lega karena dia masih hidup, terima kasih Tuhan, tapi saya sangat menyesal ini tidak bisa dikatakan untuk begitu banyak rekannya," kata Gloria Padin Costas, ibu dari Eduardo Rial Padin, sambil menangis.

Di Galicia, keluarga korban yang belum ditemukan masih mengharapkan kabar kerabat mereka.

“Di depan mereka (empat anak saya), saya tidak bisa menunjukkan apa yang sebenarnya saya rasakan karena mereka belum tahu,” tutur istri dari awak kapal Edwin Cordoba, Luzmar. (Kaylina Ivani)

(FJR)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id