Erdogan Minta Macron Tidak Cari Gara-Gara dengan Turki

    Willy Haryono - 13 September 2020 16:03 WIB
    Erdogan Minta Macron Tidak Cari Gara-Gara dengan Turki
    Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (kiri) dan Presiden Prancis Emmanuel Macron. (Foto: AFP)
    Ankara: Presiden Recep Tayyip Erdogan memperingatkan kepala negara Prancis Emmanuel Macron untuk "tidak mencari gara-gara" dengan Turki. Peringatan disampaikan di tengah ketegangan antara Turki dan beberapa negara anggota NATO terkait isu Mediterania Timur.

    "Jangan pernah mencari gara-gara dengan masyarakat Turki," kata Erdogan dalam sebuah pidato televisi dari Istanbul, dilansir dari laman The National. Erdogan berpidato dalam acara peringatan 40 tahun kudeta militer 1980 pada Sabtu 12 September 2020.

    Macron mengecam keras Turki atas eksplorasi gas alam di Mediterania yang memicu ketegangan dengan Yunani dan Siprus. Ia menekankan bahwa kecaman hanya dilayangkan kepada pemerintahan Erdogan, bukan keseluruhan masyarakat Turki.

    "Eropa harus menegaskan sikap dengan pemerintahan Erdogan yang sudah melakukan langkah-langkah yang tak dapat diterima," ujar Macron pada Kamis kemarin.

    Orang nomor satu di Prancis itu berbicara sebelum konferensi tingkat tinggi negara-negara Uni Eropa, yang mengancam akan menjatuhkan sanksi kepada Turki atas aktivitasnya di Mediterania.

    Ketegangan terbaru meletus usai Turki mengerahkan kapal eksplorasi Oruc Reis dan beberapa kapal perang ke perairan sengketa Mediterania pada 10 Agustus. Pengerahan kapal tersebut menandai perpanjangan misi eksplorasi gas alam oleh Turki. Yunani dan Siprus marah besar atas perpanjangan eksplorasi.

    Erdogan telah mendesak Yunani untuk menghindari "langkah-langkah salah" yang didukung sejumlah negara seperti Prancis. Setelah terjadinya ketegangan, Prancis merupakan salah satu negara yang meningkatkan kehadiran militernya di kawasan.

    Merespons langkah Prancis, Erdogan pun melayangkan serangan langsung ke Macron. "Tuan Macron, Anda akan lebih banyak terlibat masalah dengan saya," ungkapnya. Itu merupakan komentar langsung pertama Erdogan kepada Macron di tengah isu ketegangan Mediterania.

    Selain Mediterania, hubungan antara Turki dan Prancis juga memburuk dalam beberapa bulan terakhir atas berbagai isu seperti perang sipil di Suriah dan konflik Libya.

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id