Komisi HAM PBB Anggap Taliban Ingkar Janji Jaga Hak Perempuan

    Fajar Nugraha - 14 September 2021 11:53 WIB
    Komisi HAM PBB Anggap Taliban Ingkar Janji Jaga Hak Perempuan
    Komisaris Tinggi Hak Asasi Manusia Michelle Bachelet. Foto: AFP



    Jenewa: Kelompok militan Taliban yang saat ini menguasai Afghanistan, dianggap telah ingkar janji-janji publik mereka. Komisi HAM Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebutkan, janji yang dilanggar itu termasuk memastikan hak untuk perempuan.

    “Taliban telah bertentangan dengan janji-janji publik tentang hak-hak termasuk dengan memerintahkan perempuan untuk tinggal di rumah, menghalangi gadis remaja dari sekolah dan mengadakan pencarian dari rumah ke rumah untuk mantan musuh,” kata seorang pejabat PBB, Senin 13 September 2021.

     



    Komisaris Tinggi Hak Asasi Manusia Michelle Bachelet mengatakan, Afghanistan berada dalam ‘fase baru dan berbahaya’ sejak kelompok militan merebut kekuasaan bulan lalu, dengan banyak perempuan dan anggota komunitas etnis dan agama sangat khawatir.

    “Di beberapa tempat, anak perempuan di atas 12 tahun dilarang sekolah sementara perempuan disuruh tinggal di rumah,” kata Bachelet, seperti dikutip AFP, Selasa 14 September 2021.

    Ini dianggap sebagai kemunduran seperti halnya aturan opresif Taliban antara 1996 dan 2001 sebelum invasi pimpinan Amerika Serikat yang menggulingkan mereka.

    Bachelet menunjuk pada janji lain yang dilanggar tentang pemberian amnesti kepada mantan pegawai negeri dan petugas keamanan yang terkait dengan pemerintah sebelumnya dan melarang penggeledahan dari rumah ke rumah.

    “PBB telah menerima beberapa tuduhan pencarian terhadap mereka yang bekerja dengan perusahaan AS dan pasukan keamanan, sementara beberapa staf PBB telah melaporkan peningkatan serangan dan ancaman,” tambahnya.

    Bachelet menambahkan tuduhan yang dapat dipercaya tentang pembunuhan balasan terhadap beberapa mantan anggota militer Afghanistan juga telah diterima.

    "Saya mengulangi seruan saya kepada Dewan ini untuk mengambil tindakan berani dan kuat, sepadan dengan gawatnya krisis ini," pungkas Bachelet.


    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id