comscore

Amerika Serikat Siapkan KTT Demokrasi, Siapa Saja yang Diundang?

Medcom - 06 Desember 2021 20:44 WIB
Amerika Serikat Siapkan KTT Demokrasi, Siapa Saja yang Diundang?
Presiden Amerika Serikat Joe Biden. (Nicholas Kamm / AFP)
Washington: Amerika Serikat telah mengirimkan undangan kepada sejumlah negara untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Demokrasi. KTT ini merupakan salah satu janji kampanye Presiden AS Joe Biden yang ingin mengumpulkan para pemimpin global dalam membahas berbagai ancaman terhadap demokrasi.

"KTT (Demokrasi) akan berfokus pada tantangan dan kesempatan yang dihadapi demokrasi," ujar keterangan Kementerian Luar Negeri AS, dilansir dari The Diplomat, Senin, 6 Desember 2021.

Selain itu, KTT ini juga akan menyediakan panggung bagi para pemimpin untuk mengumumkan komitmen individual maupun kolektif, reformasi dan inisiatif-inisiatif untuk membela demokrasi dan hak asasi manusia di dalam dan luar negeri," sambungnya.

Pemilihan peserta untuk KTT Demokrasi, dijadwalkan berlangsung pada 9-10 Desember, merupakan isu politik yang sulit. Di kawasan Asia-Pasifik, terdapat sejumlah kandidat yang sudah jelas akan dimasukkan ke dalam daftar undangan. Kandidat ini meliputi negara-negara yang menerapkan demokrasi liberal dan sekutu dekat AS seperti Australia, Jepang dan Korea Selatan.

Terdapat juga beberapa negara yang sudah pasti tidak akan diundang, terutama Tiongkok yang dipandang AS sebagai kontributor penyebaran otoritarianisme global. Negara satu partai seperti Laos dan Vietnam juga sudah pasti tidak akan diundang.

Di luar kandidat yang pasti akan diundang dan tidak diundang, terdapat sejumlah negara yang berada di posisi tengah. Taiwan adalah satu satunya. Taipei seharusnya dapat dimasukkan AS ke daftar undangan KTT Demokrasi, namun terdapat satu penghalang utama: AS tidak secara resmi mengakui status Taiwan.

Taiwan dikabarkan hanya dimasukkan ke dalam daftar tamu KTT Demokrasi, dan untuk menghindari amarah Tiongkok, AS tidak mengundang Presiden Tsai Ing-wen. Perwakilan Taiwan yang nanti akan datang ke KTT Demokrasi adalah Menteri Digital Audrey Tang dan perwakilan utama Taiwan untuk AS, Hsiao Bi-khim.

Berdasarkan laporan Freedom House 2021 dari The Freedom in the World (Freedom House), yang menilai keadaan hak politik dan kebebasan sipil di berbagai negara di seluruh dunia, terdapat perbedaan nyata antara negara yang diundang dan tidak diundang.
 





Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id