Pemilu Lokal Rusia Dibayang-bayangi Kasus Keracunan Navalny

    Willy Haryono - 13 September 2020 12:03 WIB
    Pemilu Lokal Rusia Dibayang-bayangi Kasus Keracunan Navalny
    Pemilu lokal Rusia digelar selama beberapa hari dan berakhir pada 13 September 2020. (Foto: Aleksandr Nemenov/AFP)
    Moskow: Warga Rusia beramai-ramai menggunakan hak suara mereka dalam puluhan pemilihan umum lokal yang tersebar di seantero negeri. Pemilu ini merupakan ujian bagi partai berkuasa United Russia, yang digelar di tengah kontroversi kasus keracunan tokoh oposisi Alexei Navalny.

    Dilansir dari BBC, Minggu 13 September 2020, sekitar 160 ribu kandidat berusaha mendapatkan kursi parlemen daerah. Di beberapa wilayah, pemilu lokal juga memperebutkan posisi gubernur.

    Pemungutan suara dilakukan hanya beberapa pekan usai Navalny jatuh sakit dalam penerbangan menuju Moskow. Tim dokter di Jerman menyatakan Navalny telah terkena Novichok, racun syaraf yang sering digunakan di era Uni Soviet.

    Tim Navalny menyebut serangan Novichok ini diperintahkan langsung Presiden Rusia Vladimir Putin. Kremlin membantah segala bentuk keterlibatan dalam kasus keracunan Navalny.

    Navalny, yang sempat dirawat di Siberia, kini dirawat di rumah sakit Charite di Berlin, Jerman. Pekan kemarin, Navalny berhasil keluar dari kondisi koma dan bisa merespons stimulus verbal.

    Selama ini, Navalny mendukung beberapa penantang utama United Rusia. Ia menyebut United Russia sebagai "partai penjahat dan pencuri."

    Kubu oposisi yang dipimpin Navalny menyerukan warga Rusia untuk memilih kandidat tepat untuk mengalahkan tokoh-tokoh United Russia.

    Di beberapa daerah, calon anggota dewan merupakan orang yang terafiliasi langsung dengan Navalny. Sementara di daerah lainnya, terdapat tokoh komunis atau nasionalis yang menentang kekuasaan United Russia.

    Kubu Navalny menduga adanya beberapa tokoh oposisi inilah yang menjadi penyebab terjadinya serangan racun Novichok.

    Sebelumnya, Group of Seven (G7) mendesak Rusia untuk segera untuk segera menginvestigasi kasus keracunan Navalny. G7 juga mendorong Moskow untuk mencari pelaku penyerangan dan menyeretnya ke hadapan hukum.

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id