Prancis Ubah Stadion Nasional Jadi Pusat Vaksinasi Covid-19

    Willy Haryono - 07 April 2021 11:08 WIB
    Prancis Ubah Stadion Nasional Jadi Pusat Vaksinasi Covid-19
    Warga Prancis mengantre untuk mengikuti vaksinasi Covid-19 di Stade de France di Saint-Denis pada 6 April 2021. (Thomas SAMSON / POOL / AFP)



    Saint-Denis: Pemerintah Prancis mengubah stadion nasional Stade de France menjadi sebuah pusat vaksinasi raksasa di Saint-Denis di wilayah pinggiran kota Paris pada Selasa, 6 April. Langkah ini merupakan upaya mempercepat vaksinasi demi meringankan beban sejumlah rumah sakit yang kewalahan menangani pasien Covid-19.

    "Kami mempercepat vaksinasi. Pusat ini akan memvaksinasi sekitar 10 ribu orang per pekan," kata Perdana Menteri Prancis Jean Castex dalam kunjungan ke Stade de France, dilansir dari laman Xinhua pada Rabu, 7 April 2021.






    Stade de France adalah salah satu stadion yang digunakan dalam Piala Dunia 1998.

    Sebagai bagian dari percepatan program vaksinasi, Pemerintah Prancis berencana membuka sekitar 40 pusat imunisasi lainnya bulan ini. Nantinya, vaksinasi dapat dilakukan di puluhan lokasi, termasuk farmasi atau klinik.

    Sejauh ini, menurut data Kementerian Kesehatan Prancis, lebih dari 9,5 juta warga telah menerima setidaknya satu dosis vaksin Covid-19, sementara 3,2 juta lainnya telah menerima dua dosis.

    "Kami berada di momen yang sangat sulit dengan adanya gelombang ketiga (Covid-19)," tutur Castex, yang menekankan pentingnya vaksinasi bagi semua warga.

    "Berkat vaksinasi, kami akan mampu melewati krisis ini,"  sambungnya.

    Baca:  Gelombang Ketiga Covid-19 Menyerang, Prancis Terapkan Lockdown Menyeluruh

    Selasa kemarin, jumlah pasien Covid-19 yang membutuhkan alat penyokong kehidupan di Prancis bertambah 193 menjadi 5.626. Angka tersebut melampaui 4.919 pada November 2020, saat Prancis menerapkan penguncian (lockdown) untuk kali kedua.

    Dengan tambahan 732 pasien dalam 24 jam terakhir, jumlah orang yang dirawat di rumah sakit Prancis atas Covid-19 telah mencapai 30.639 pada Selasa kemarin.

    Secara total, Kemenkes Prancis mencatat total jumlah kasus Covid-19 telah melampaui 4,84 juta dengan angka kematian mencapai 97.273.

    Vaksin untuk Indonesia

    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.

     

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id