Pejabat Gedung Putih Akui Trump Tidak Diuji Covid-19 Setiap Hari

    Fajar Nugraha - 08 Oktober 2020 08:07 WIB
    Pejabat Gedung Putih Akui Trump Tidak Diuji Covid-19 Setiap Hari
    Presiden AS Donald Trump dan ibu Negara Melania Trump positif terinfeksi covid-19. Foto: AFP
    Washington: Sebanyak dua pejabat Gedung Putih mengakui bahwa Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump belum diuji setiap hari untuk virus korona.

    Seorang pejabat menarik perbedaan antara frekuensi pengujian Trump melawan pengujian orang-orang di sekitar Presiden.

    “Trump diuji ‘secara teratur’ sementara orang-orang di sekitar Presiden diuji ‘setiap hari’,” ujar pejabat tersebut, seperti dikutip CNN, Kamis 8 Oktober 2020.

    Komentar itu bertentangan dengan apa yang dikatakan Juru Bicara Gedung Putih Kayleigh McEnany kepada wartawan bahwa Trump terkadang diuji lebih dari sekali sehari. Trump kemudian menyatakan bahwa bukan itu masalahnya.

    Sebuah sumber di Gedung Putih mengatakan, pejabat pemerintah sedang melihat dua kemungkinan acara yang menjadi pemicu penyebaran virus. Pertama pada saat pengumuman Amy Coney Barrett untuk menjadi calon Trump di Mahkamah Agung, dan juga sesi persiapan debat Trump.

    Ruang oval


    Presiden Donald Trump kembali ke Ruang Oval pada Rabu 7 Oktober 2020. Dia melanggar isolasi setelah dirawat di rumah sakit karena virus korona dan ketika wabah yang menyebar pada stafnya.

    Gedung Putih mengatakan, dia sedang diberi pengarahan tentang badai yang mengancam di Teluk Meksiko dan pembicaraan tentang stimulus, meskipun Trump sendiri membatalkan pembicaraan tentang bantuan tambahan sehari sebelumnya.

    Baca: Trump Balik ke Gedung Putih Walau Positif Covid-19, Staf Ketar-Ketir.

    Tidak puas dengan ruang kantor sementara yang didirikan untuknya di kediaman Gedung Putih, tempat dia diisolasi setelah kembali dari tiga hari di rumah sakit, Trump sudah sangat ingin kembali ke Ruang Oval sejak Selasa, tetapi para penasihatnya meyakinkannya untuk tetap tinggal.

    Namun, hanya sedikit yang percaya bahwa Trump akan bertahan lebih lama dalam isolasi di tempat pribadinya.

    Dalam sebuah memo baru yang dirilis tengah Rabu, dokter Trump menyebutkan bahwa Presiden mengatakan, "Saya merasa segar!” dan melaporkan bahwa dia telah bebas dari gejala selama 24 jam.

    Tetapi memo itu tidak memberikan informasi penting seperti ketika Trump terakhir kali dites negatif, apa yang ditunjukkan oleh pemindaian paru-parunya dan apakah dia masih menggunakan steroid deksametason atau obat lain yang dapat menutupi gejalanya.

    (FJR)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id