Terkait Hagia Sophia, Yunani Minta Uni Eropa Sanksi Turki

    Marcheilla Ariesta - 14 Juli 2020 15:17 WIB
    Terkait Hagia Sophia, Yunani Minta Uni Eropa Sanksi Turki
    Hagia Sophia saat ini diubah oleh pemerintah Turki dari museum menjadi masjid. Foto: AFP
    Athena: Yunani berencana mempersiapkan dorongan diplomatik kepada Uni Eropa untuk memberi sanksi kepada Turki. Langkah ini merupakan tanggapan Yunani atas keputusan Turki mengubah status Hagia Sophia menjadi masjid.

    Dilansir dari laman Greek City Times, Selasa, 14 Juli 2020, serangan balik diplomatik tengah dipersiapkan dimulai dari pertemuan dengan Dewan Urusan Luar Negeri Uni Eropa.

    "Athena akan merespons dengan keras," kata Menteri Luar Negeri Yunani Nikos Dendias.

    Pada saat yang sama, kedua negara memiliki masalah dalam hubungan bilateral. Wakil Menteri Kebijakan Keimigrasian, George Koumoutsakos mengatakan sanksi untuk Turki akan semakin kuat.

    "Secara pribadi, saya mengatakan bahwa dalam konteks diskosi, kita dapat mengatakan bahwa transit truk Turki dari Turki ke Eropa, melalui Yunani dapat dihentikan, setidaknya hingga 24 Juli," tuturnya.

    Sementara itu, mengenai Hagia Sophia, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa keputusan untuk mengubah status situs tersebut adalah urusan internal Turki. Di Athena sendiri, Uskup Agung Ieronymos menekankan bahwa instrumentalisasi agama mencirikan orang yang melakukannya.

    Pada saat yang sama, perubahan status Hagia Sophia mendapat kritikan di Eropa, salah satunya dari pemimpin Liga Utara Italia, Matteo Salvini. Dia mengatakan banyak sekali orang Eropa yang menentang perubahan status bangunan itu dari museum menjadi masjid.

    Pada 10 Juli lalu, Turki memutuskan untuk mengubah status Hagia Sophia kembali menjadi masjid. Erdogan menuturkan, pada 24 Juli mendatang akan menjadi kesempatan pertama salat Jumat diadakan di bangunan yang masuk situs warisan dunia UNESCO tersebut.

    Walaupun diubah menjadi masjid, Erdogan menegaskan warga lokal maupun asing, Muslim atau non-Muslim tetap bisa berkunjung ke situs bersejarah itu



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id