AS Kecam Penahanan Taipan Pro-Demokrasi Hong Kong

    Willy Haryono - 11 Agustus 2020 09:53 WIB
    AS Kecam Penahanan Taipan Pro-Demokrasi Hong Kong
    Jimmy Lai (tengah) digiring polisi dari rumahnya di Hong Kong, Senin 10 Agustus 2020. (Foto: AFP)
    Washington: Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo mengecam Tiongkok yang menahan seorang taipan pro-demokrasi Hong Kong, Jimmy Lai. Pompeo menyebut penahanan Lai merupakan salah satu indikasi Tiongkok tidak akan mengubah posisinya terhadap isu Hong Kong.

    Jimmy Lai ditahan di bawah Undang-Undang Keamanan Hong Kong, dengan tuduhan telah berkolusi dengan pasukan asing. UU kontroversial tersebut telah diterapkan Tiongkok di Hong Kong pada 30 Juni lalu, yang memicu kecaman luas dari sejumlah negara Barat.

    "Lai adalah seorang patriot yang hanya ingin melakukan hal-hal baik untuk masyarakat Hong Kong," kata Pompeo dalam konferensi Conservative Political Action Conference.

    "Saya tidak optimistis saat melihat apa yang terjadi (di Hong Kong). Mereka (Tiongkok) tidak akan mengubah perbuatan mereka," sambungnya, dilansir dari laman Al Jazeera, Selasa 11 Agustus 2020.

    Selain Lai, dua ajudan taipan media tersebut juga ditangkap. Seroang produser televisi dan satu anggota gerakan pro-demokrasi, Agnes Chow, juga bernasib sama. Perusahaan media Lai, termasuk surat kabar Apple Daily, juga digerebek Kepolisian Hong Kong.

    Hong Kong merupakan satu dari sejumlah isu yang memicu ketegangan antara AS dan Tiongkok. Salah satu pemicu lainnya adalah TikTok, aplikasi populer dari perusahaan asal Tiongkok.

    Pompeo menyebut aplikasi tersebut merupakan sebuah ancaman terhadap keamanan nasional AS.

    "AS menyadari bahwa perusahaan-perusahaan ini (termasuk TikTok) digunakan untuk kepentingan keamanan nasional Tiongkok," sebutnya dalam sebuah wawancara bersama Newsmax. Ia tidak menyodorkan bukti apapun atas tudingan tersebut.

    Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump telah mengumumkan rencana pelarangan transaksi AS dengan perusahaan pemilik TikTok dan juga aplikasi bertukar pesan WeChat.

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id