Rusia Tegaskan Putin Siap Diskusikan Apapun dengan Biden

    Willy Haryono - 01 Juni 2021 18:03 WIB
    Rusia Tegaskan Putin Siap Diskusikan Apapun dengan Biden
    Presiden Rusia Vladimir Putin. (Sergei ILYIN / Sputnik / AFP)



    Moskow: Rusia mengaku siap membicarakan isu hak asas manusia dengan Amerika Serikat, asalkan pembahasannya berjalan dua arah. Pernyataan disampaikan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov usai Presiden AS Joe Biden berencana mengangkat isu HAM saat nanti bertemu Presiden Vladimir Putin di Jenewa.

    "Kami siap berbicara. Kami tidak punya topik-topik yang tabu. Kami akan mendiskusikan apapun yang kami pikir memang penting," ucap Lavrov dalam sebuah konferensi pers di Moskow.

     



    "Pertanyaan apapun dari Amerika, kami siap menjawabnya, termasuk untuk isu HAM," sambung dia, dikutip dari laman Fars News Agency pada Selasa, 1 Juni 2021.

    Namun Lavrov menekankan, isu HAM yang nanti diangkat harus berlaku dua arah, atau dengan kata lain, yang terjadi di Rusia dan AS. Untuk AS, Lavrov menyinggung mengenai persekusi pemerintah AS terhadap mereka yang dituduh terlibat dalam kerusuhan di Gedung Capitol pada 6 Januari lalu.

    Menurut Lavrov, isu kerusuhan tersebut juga bisa dikaitkan ke HAM, dan perlu dibahas saat Biden dan Putin bertemu di Jenewa.

    "Kami mengikuti persekusi orang-orang yang dituduh terlibat kerusuhan pada 6 Januari tahun ini. Ada banyak hal menarik dari sudut pandang hak kelompok oposisi, dan cara melindungi hak-hak itu," sebut Lavrov.

    Pernyataan Lavrov disampaikan satu hari usai Biden menegaskan dirinya akan mengambil sikap tegas terhadap isu kebebasan sipil saat bertemu Putin. Tekad itu disampaikan Biden dalam pidato Memorial Day di Delaware.

    "Saya akan bertemu Presiden Putin dalam beberapa pekan ke depan di Jenewa. Saya akan menegaskan bahwa kita semua tidak bisa dia saja melihat dirinya melanggar hak-hak tersebut," sebut Biden.

    "Inilah saatnya mengingatkan semua orang mengenai siapa sebenarnya kita," sambung dia.

    Biden dan Putin akan bertemu untuk kali pertama secara tatap muka sejak Donald Trump tak lagi menjadi presiden AS. Rusia mengaku hendak membicarakan berbagai hal dengan AS, namun kemungkinan bukan mengenai pemulihan hubungan kedua negara.

    Baca:  Biden dan Putin akan Bertemu di Jenewa pada 16 Juni Mendatang

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id