comscore

Tangkal Varian Omicron, CDC Serukan Semua Orang Dewasa Terima Booster

Willy Haryono - 30 November 2021 09:06 WIB
Tangkal Varian Omicron, CDC Serukan Semua Orang Dewasa Terima Booster
Direktur CDC Dr Rochelle Walensky. (AFP)
Washington: Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menyerukan semua orang dewasa AS untuk menerima suntikan vaksin penguat atau booster Covid-19 dalam upaya menangkal ancaman varian Omicron.

Sebelumnya pada bulan ini, CDC merekomendasikan orang dewasa berusia di atas 50 tahun dan mereka yang sistem imun tubuhnya lemah untuk disuntik vaksin booster, setidaknya enam bulan setelah menerima dosis kedua vaksin Covid-19 merek Moderna atau Pfizer.
Khusus untuk vaksin satu dosis Johnson & Johnson, suntikan booster direkomendasikan diambil dalam jeda dua bulan.

Seruan CDC berubah setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan varian B.1.1.529 atau Omicron, yang pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan, sebagai "variant of concern" pada Jumat kemarin. CDC kini memperluas seruan vaksin booster untuk semua orang dewasa di atas 18 tahun.

"Kemunculan varian Omicron belakangan ini menekankan pentingnya vaksinasi, pemberian booster, dan langkah-langkah pencegahan lainnya," kata Direktur CDC Rochelle Walensky, dikutip dari Anadolu Agency, Selasa, 30 November 2021.

Walensky menyinggung mengenai data awal dari Afsel, yang mengindikasikan bahwa Omicron lebih mudah menular ketimbang varian Delta. Ia menegaskan bahwa pihaknya sedang mencari tahu apakah vaksin-vaksin yang tersedia saat ini masih dapat memberikan perlindungan terhadap ancaman Omicron.

Baca:  Waspada Varian Omicron, Moderna Buat Vaksin Baru Meluncur Awal 2022

Sekitar 70 persen orang dewasa di AS sudah menjalani vaksinasi lengkap sebelum CDC mengeluarkan seruan terbaru.

"Saya mendorong 47 juta orang dewasa AS yang belum divaksinasi untuk segera melakukannya," tutur Walensky. "Anak-anak dan remaja juga harus divaksinasi, karena imunitas yang kuat akan mencegah gejala parah," sambungnya.

CDC menegaskan akan terus mengawasi secara seksama mengenai kapan dan di mana varian Omicron mungkin muncul di Negeri Paman Sam. Walensky menyerukan semua orang yang merasa mengalami gejala Covid-19 untuk segera melakukan tes, agar bisa diketahui apakah infeksi itu diakibatkan Omicron atau varian lain.

"Meningkatkan jumlah tes dapat membantu kami mengidentifikasi Omicron dengan cepat," pungkas Walensky.

(WIL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id