Covid-19 Kini Muncul di Semua Negara Bagian AS

    Willy Haryono - 18 Maret 2020 07:41 WIB
    Covid-19 Kini Muncul di Semua Negara Bagian AS
    Lalu lintas di sekitar area tes covid-19 di Merrick, negara bagian New York, AS, 16 Maret 2020. (Foto: AFP/GettyAL BELLO)
    Charleston: West Virginia menjadi negara bagian ke-50 sekaligus terakhir di Amerika Serikat yang mengonfirmasi kemunculan penyakit virus korona (covid-19). Gubernur Jim Justice mengatakan bahwa pasien positif pertama ini berada di wilayah timur West Virginia.

    Dikutip dari CNN, pengumuman dari West Virginia muncul setelah angka kematian akibat covid-19 di AS mencapai 100 pada Selasa 17 Maret 2020.

    Masih di hari yang sama, Illinois melaporkan kematian perdana akibat covid-19. Illinois menjadi satu dari 18 negara bagian AS yang melaporkan kematian terkait virus tersebut.

    Kini covid-19 telah muncul secar merata AS, dengan angka kematian tertinggi berada di negara bagian Washington, yakni 55 orang. Peringkat kedua dan ketiga berada di negara bagian New York dan California dengan masing-masing 13 dan 12 kematian.

    Otoritas kesehatan AS mengimbau semua warga untuk menjaga jarak antar satu sama lain, atau lebih dikenal dengan istilah social distancing. Dalam sebuah konferensi pers di Gedung Putih, seorang reporter bertanya apakah social distancing berpengaruh signifikan dalam menekan angka penyebaran covid-19.

    "Mungkin hasilnya baru akan terlihat beberapa pekan ke depan," ucap Dr. Anthony Fauci, Direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular AS.

    Fauci mengimbau warga berusia muda -- yang disebut para peneliti cenderung tidak memperlihatkan gejala tapi dapat menularkannya ke orang lanjut usia -- untuk menghindari ruang publik seperti bar dan restoran.

    Jika semua imbauan pemerintah dipatuhi masyarakat AS, Fauci optimistis rata-rata infeksi covid-19 akan terus menurun.

    Sementara itu, Presiden AS Donald Trump menyerukan persatuan nasional dalam menghadapi ancaman covid-19. Pernyataan disampaikan Trump di tengah gelombang kritik, yang menyebut dirinya kurang serius menghadapi pandemi covid-19.

    Trump memuji respons Gubernur New York dan juga California dalam penanganan covid-19. Padahal selama ini, Trump kerap berselisih paham dengan keduanya.

    Selama ini Trump dituduh seolah meremehkan pandemi covid-19, terutama di fase-fase awal. Sejumlah pihak menilai Trump melakukan hal tersebut demi menenangkan pasar saham dan menghindari kepanikan.
     
    Namun ia sudah tidak lagi menerapkan sikap seperti itu, dan kini mengapresiasi persatuan masyarakat AS yang biasanya selalu terpecah antara kubu Partai Demokrat dan Republik.
     
    "Senang rasanya bisa berhubungan akur dengan Demokrat dan Republik," tutur Trump. "Saya merasakan ada begitu banyak semangat di tengah hal yang terjadi saat ini. Saya belum pernah merasakan ini sejak 3,5 tahun terakhir," lanjutnya.



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id